BEKASI.POJOKSATU.id - Panitia Pemungutan Suara di wilayah RW 10 Desa Cijengkol, Kecamatan Setu, mengusung konsep kebudayaan Betawi dalam menyemarakkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026.

Arena TPS dihiasi dengan atraksi seni Palang Pintu, panitia yang berbusana adat pngsi, hingga dentuman petasan guna menghibur warga yang hendak menyalurkan hak pilihnya.

Ketua RW 10 Desa Cijengkol, Sugiharto, menjelaskan bahwa penerapan kebudayaan Betawi ini bertujuan untuk melestarikan seni budaya lokal agar tidak meredup di tengah dinamika zaman, sekaligus memberikan hiburan pada momen pesta demokrasi tingkat desa.

"Tujuannya selain untuk pesta demokrasi, juga menghibur masyarakat sekaligus melestarikan budaya. Kalau bukan kita yang merespons dan mengangkat, budaya bisa mati. Palang Pintu ini kan asli kebudayaan Betawi," ungkap Sugiharto, Minggu, 20 September 2026.

Baca Juga: Pantau Pemungutan Suara Pilkades, BPD Cijengkol Imbau Warga Jaga Kedamaian dan Ketertiban

Atraksi Palang Pintu tersebut dibawakan langsung oleh seniman daerah, Bang Guntur, yang kerap mewakili Kabupaten Bekasi pada pentas seni tingkat provinsi hingga kementerian.

Sugiharto membeberkan bahwa persiapan konsep TPS unik ini memakan waktu hingga dua bulan. Guna meningkatkan partisipasi pemilih, pihak panitia juga menyediakan kudapan dan kopi gratis yang disesuaikan dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Persiapan kita cicil sejak dua bulan lalu. Kami juga sediakan makanan dan kopi gratis sesuai kapasitas DPT, dan alhamdulillah ludes dimanfaatkan warga sebelum pemungutan suara ditutup," demikian kata dia.***