BEKASI.POJOKSATU.ID - DPRD Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya untuk mengawasi secara ketat proyek perbaikan Stadion Wibawa Mukti.
Yang saat ini tengah berjalan dengan dukungan anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.
Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan proyek infrastruktur olahraga kebanggaan masyarakat Bekasi itu dapat selesai tepat waktu, sesuai spesifikasi, dan benar-benar bisa dimanfaatkan kembali oleh publik.
Baca Juga: Jalan Rusak di Bekasi Timur, Pengendara Terpaksa Zig-Zag Demi Selamat
Proyek perbaikan Stadion Wibawa Mukti diketahui memiliki pagu awal sebesar Rp52 miliar.
Namun, setelah proses lelang selesai, nilai kontrak pengerjaan disepakati turun menjadi sekitar Rp40 miliar.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, menyebut penyesuaian tersebut merupakan hal wajar dalam mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Baca Juga: Kabupaten Bekasi Diguncang Gempa M 2,7, BMKG Catat Kedalaman Dangkal 7 Km
“Memang pagu anggarannya Rp52 miliar. Namun setelah proses lelang, nilai pengerjaan pembangunan Stadion Wibawa Mukti menjadi sekitar Rp40 miliar,” ujar Iman.
Meski anggaran mengalami penyesuaian, DPRD Kabupaten Bekasi menekankan bahwa kualitas pekerjaan tidak boleh dikorbankan.
Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, menyatakan lembaganya akan terus mendorong pengawasan lintas sektor agar proyek berjalan sesuai perencanaan.
Baca Juga: Jalan Rusak Parah di Bekasi Belum Diperbaiki Total, Wali Kota Minta Warga Bersabar
“Kami berharap pelaksanaan pembangunan ini dapat berjalan dengan baik. Stadion ini sudah beberapa tahun tidak dapat dimanfaatkan akibat perbaikan dan bencana puting beliung,” kata Ade.
Ia menilai Stadion Wibawa Mukti bukan sekadar fasilitas olahraga, melainkan ikon daerah yang memiliki nilai strategis bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
Jika telah rampung, stadion tersebut diharapkan dapat kembali menjadi pusat kegiatan olahraga, hiburan, hingga event berskala besar.
“Jika telah rampung, selain bermanfaat bagi masyarakat, stadion ini juga berpotensi menjadi salah satu sumber pendapatan daerah,” ujarnya.
Di tengah cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Bekasi dalam sepekan terakhir, DPRD juga meminta agar aspek keselamatan kerja dan ketepatan jadwal tetap dijaga.
Baca Juga: Polres Metro Bekasi Kota Perkuat Tim Jaga Jakarta dengan Kendaraan Dinas dan Rompi Antipeluru
Pemerintah daerah disebut terus melakukan koordinasi dengan Kementerian PU serta melakukan peninjauan lapangan secara berkala.
Iman Nugraha memastikan progres pekerjaan masih sesuai target.
“Proses pembangunan masih terus berjalan supaya target bisa tercapai demi pemanfaatan untuk kepentingan publik,” ucapnya.
Baca Juga: Ikonik dan Ramai Sampai Dini Hari, 10 Kuliner Malam Legendaris Jakarta
DPRD menilai keterlibatan pemerintah pusat dalam perbaikan Stadion Wibawa Mukti bisa menjadi contoh sinergi yang baik.
Ade Sukron menegaskan hal ini dapat menjadi pemicu bagi organisasi perangkat daerah lainnya untuk aktif menjalin kolaborasi serupa.
“Adanya bantuan dari pemerintah pusat untuk pembangunan stadion bisa menjadi contoh OPD lainnya untuk bersinergi dengan pemerintah pusat untuk pembangunan daerah,” katanya.
Dengan pengawasan yang konsisten dari DPRD, proyek Stadion Wibawa Mukti diharapkan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.***




