BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui BPBD Kabupaten Bekasi mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang serta mengutamakan keselamatan selama di perjalanan.
Imbauan tersebut disampaikan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Selain memperhatikan kondisi kendaraan, pemudik juga diminta memastikan kondisi fisik tetap prima agar perjalanan menuju kampung halaman dapat berlangsung aman dan lancar.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengatakan keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi setiap pemudik.
Ia mengingatkan agar pengendara tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk.
“Pemudik juga perlu menyiapkan perbekalan yang cukup seperti makanan, minuman, serta obat-obatan atau kotak P3K guna mengantisipasi kebutuhan selama perjalanan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam perjalanan mudik,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Pemkab Bekasi, 12 Maret 2026.
Menurut Dodi, perjalanan jarak jauh membutuhkan kondisi tubuh yang prima.
Oleh karena itu, pengendara dianjurkan untuk memanfaatkan rest area atau posko mudik yang tersedia apabila merasa lelah atau mengantuk selama perjalanan.
Baca Juga: Satpol PP Bekasi Duga THM Pasar Bintara Bermain 'Kucing-Kucingan' Saat Ramadan
Ia juga menekankan pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta berkendara secara tertib.
Pengemudi diingatkan agar tidak mengemudi secara ugal-ugalan karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Pengemudi dianjurkan untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk dengan memanfaatkan rest area atau posko mudik yang tersedia,” katanya.
Selain kesiapan fisik, BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan kondisi cuaca selama perjalanan.
Meski secara umum kondisi cuaca diperkirakan relatif kondusif selama periode Lebaran, potensi hujan dengan intensitas tinggi masih dapat terjadi di beberapa wilayah.
Dalam situasi tertentu, seperti menghadapi angin puting beliung atau gempa bumi saat perjalanan, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan segera mencari tempat perlindungan yang aman.
Pengendara disarankan untuk turun dari kendaraan dan menjauh dari bangunan tinggi, tiang listrik, maupun bentangan kabel listrik yang berpotensi membahayakan.
Sebagai upaya mendukung keselamatan masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Baca Juga: Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkab Bekasi Tutup Bertahap 30 Titik U-Turn di Jalur Pantura
BPBD Kabupaten Bekasi juga telah menyiapkan Posko Kolaborasi Arus Mudik dan Arus Balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi yang mulai aktif pada 15 hingga 28 Maret 2026.
Posko tersebut menjadi pusat koordinasi berbagai unsur pemerintah dan relawan, termasuk Polres Metro Bekasi, Kodim 05/09, Kementerian Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Basarnas, PMI, serta Pramuka.
Menurut Dodi, keberadaan posko ini diharapkan dapat memberikan pelayanan, pemantauan, serta respons cepat apabila terjadi kondisi darurat selama arus mudik maupun arus balik Lebaran.
“Posko dibentuk sebagai pusat koordinasi bersama berbagai unsur pemerintah, relawan, serta instansi terkait guna memberikan pelayanan, pemantauan, dan respons cepat apabila terjadi keadaan darurat selama periode mudik Lebaran,” jelasnya.
BPBD Kabupaten Bekasi berharap masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang telah disediakan serta terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.
Dengan persiapan yang matang, perjalanan mudik diharapkan dapat berlangsung aman, nyaman, dan selamat hingga sampai tujuan.***




