BEKASI.POJOKSATU.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi terus memperluas distribusi air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan selama musim kemarau. Hingga Minggu, 12 Juli 2026, pukul 23.00 WIB, sebanyak 575.000 liter air bersih telah disalurkan ke 20 titik di enam desa yang tersebar di tiga kecamatan.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui kolaborasi BPBD Kabupaten Bekasi, Palang Merah Indonesia (PMI), dan Delta Mas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengatakan distribusi air bersih terus ditingkatkan menyusul meningkatnya kebutuhan masyarakat pada puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga September 2026.
Baca Juga: Pemkab Bekasi Matangkan Regulasi Pilkades Serentak 2026, Libatkan Kementerian Hukum dan Forkopimda
"Kami terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Distribusi air bersih dilakukan berdasarkan hasil asesmen serta permohonan dari pemerintah desa agar masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih dapat segera terlayani," ujar Dodi.
Berdasarkan data BPBD, sebanyak 2.416 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan. Wilayah yang menerima bantuan meliputi Desa Ridogalih di Kecamatan Cibarusah, Desa Nagasari di Kecamatan Serang Baru, serta Desa Sukamukti, Sukabungah, Medalkrisna, dan Karang Indah di Kecamatan Bojongmangu.
Seluruh desa tersebut menjadi prioritas penanganan dengan total 20 titik distribusi air bersih.
Dari total bantuan yang telah disalurkan, BPBD Kabupaten Bekasi mendistribusikan 380.000 liter air bersih, PMI menyuplai 170.000 liter, sedangkan Delta Mas memberikan bantuan sebanyak 25.000 liter.
Menurut Dodi, sinergi antara pemerintah daerah, Perumda Tirta Bhagasasi sebagai penyedia air bersih, lembaga kemanusiaan, dan sektor swasta menjadi kunci percepatan penanganan kekeringan, khususnya di wilayah yang rutin mengalami krisis air bersih saat musim kemarau.
Baca Juga: Disdik Kabupaten Bekasi Pastikan MPLS 2026 Berlangsung Edukatif, Aman, dan Menyenangkan
Selain mendistribusikan air bersih, BPBD juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, serta perangkat daerah terkait untuk memantau kondisi di lapangan dan memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.
BPBD mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak selama musim kemarau dan segera melaporkan kepada pemerintah desa maupun BPBD apabila mengalami kesulitan memperoleh pasokan air bersih.
"Kami memastikan personel, armada, dan stok air bersih tetap siaga. Jika ada wilayah baru yang terdampak, distribusi akan segera dilakukan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi," pungkas Dodi.***




