BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, mencatatkan prestasi membanggakan dengan mengharumkan nama Kabupaten Bekasi di tingkat Provinsi Jawa Barat. Desa Sukaraya dinobatkan sebagai desa berkinerja terbaik dalam pelaksanaan Anugerah Sri Gapura Baduga (ASGB) tingkat kabupaten/kota tahun 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, kepada perwakilan Desa Sukaraya. Penyerahan berlangsung dalam rangkaian upacara peringatan Hari Desa Nasional 2026 dan Korpri yang digelar di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Senin, 19 Januari 2026.
Anugerah Sri Gapura Baduga merupakan bentuk apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada desa dan kelurahan yang dinilai memiliki kinerja unggul. Penghargaan ini bertujuan mendorong peningkatan kualitas pelayanan, inovasi, serta tata kelola pemerintahan desa, dengan nilai-nilai kepemimpinan yang terinspirasi dari Prabu Sri Baduga Maharaja.
Baca Juga: Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir, Penanganan Jangka Panjang Tetap Utama
Kepala Desa Sukaraya, Danu Sumarno, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia mengapresiasi dukungan, bimbingan, serta kontribusi dari berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam pembangunan dan pengelolaan desa.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras bersama. Kami persembahkan capaian ini untuk Pemerintah Kabupaten Bekasi dan seluruh masyarakat Desa Sukaraya,” ujar Danu usai mengikuti upacara.
Danu menjelaskan, proses penilaian Anugerah Sri Gapura Baduga dilakukan melalui beberapa tahapan. Di tingkat kecamatan, Desa Sukaraya berhasil menjadi yang terbaik dari delapan desa di Kecamatan Karangbahagia dan melaju ke tingkat kabupaten.
Dari total 187 desa dan kelurahan di Kabupaten Bekasi, Desa Sukaraya masuk tiga besar dan terpilih sebagai yang terbaik untuk mewakili Kabupaten Bekasi ke tingkat Provinsi Jawa Barat. Pada tahap provinsi, Desa Sukaraya bersaing dengan sekitar 5.311 desa dan kelurahan se-Jawa Barat, hingga akhirnya masuk sepuluh besar dan ditetapkan sebagai desa berkinerja terbaik tingkat kabupaten/kota.
Baca Juga: Solusi Permanen Banjir di Tambun Utara Lewat Normalisasi Kali CBL
Penilaian AGSB mencakup delapan aspek utama, yakni pelayanan publik, pembangunan, tata kelola pemerintahan desa, ekonomi, kesehatan, pendidikan, keamanan dan ketertiban, serta partisipasi masyarakat.
Menurut Danu, pencapaian ini menjadi salah satu momen paling berkesan selama masa kepemimpinannya. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut akan dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan desa.
“Kami berkomitmen menjadikan Desa Sukaraya sebagai contoh pemerintahan desa yang baik, khususnya di Kecamatan Karangbahagia. Ke depan, kami akan terus memberikan pelayanan terbaik melalui kerja sama seluruh perangkat desa dan masyarakat,” tegasnya.***




