BEKASI.POJOKSATU.id - Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Bekasi terus mendorong peningkatan budaya literasi melalui pengembangan layanan perpustakaan digital.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghadirkan Pojok Baca Digital (Pocadi) di Museum Gedung Juang serta memperkuat layanan melalui aplikasi iBekasiKab.
Kepala Disarpus Kabupaten Bekasi, Jaoharul Alam, mengatakan transformasi layanan perpustakaan ke platform digital menjadi langkah penting untuk menjangkau masyarakat yang semakin akrab dengan teknologi.
Melalui aplikasi iBekasiKab, masyarakat dapat mengakses berbagai koleksi buku elektronik hasil kerja sama dengan platform Aksara Maya. Disarpus juga terus menambah koleksi digital agar pilihan bacaan semakin beragam.
Baca Juga: Pocadi Gedung Juang Bekasi Sediakan Ratusan Buku Digital Gratis untuk Masyarakat
"Saat ini kami terus menambah koleksi buku digital melalui kerja sama dengan Aksara Maya. Di dalam aplikasi iBekasiKab tersedia berbagai koleksi buku terbaru yang dapat diakses masyarakat," kata Jaoharul, Senin, 22 Juni 2026.
Selain mengembangkan layanan digital, Disarpus juga tetap melakukan penambahan koleksi buku fisik untuk mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM). Penambahan koleksi dilakukan melalui pengadaan pemerintah maupun bantuan hibah buku dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Jaoharul menjelaskan bahwa saat ini kunjungan perpustakaan masih didominasi siswa tingkat SD dan SMP. Karena itu, pihaknya terus mengajak masyarakat umum untuk memanfaatkan berbagai fasilitas perpustakaan yang tersedia.
Baca Juga: Brimob Gagalkan Dugaan Tawuran di Tambun Utara, Polisi Ingatkan Orang Tua Awasi Anak
"Nikmati koleksi buku yang ada, ruang baca yang nyaman, serta akses literasi digital yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan. Seperti pelajar, mahasiswa, ASN, hingga masyarakat umum. Kami berkomitmen memberikan pelayanan perpustakaan yang mudah diakses oleh seluruh masyarakat," pungkasnya.***




