BEKASI.POJOKSATU.id – Sejumlah warga mengaku kecewa setelah gagal mencairkan dana usai melakukan pemindaian retina melalui perangkat The Orb milik layanan World App.

Hal ini terjadi setelah Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) resmi membekukan operasional World App dan World ID di Indonesia.

Salah satu warga, Rian Renzi, mengungkapkan retina matanya telah dipindai pada Jumat, 2 Mei 2025. Rian dijanjikan oleh pihak World App pencairan dana pada Senin ini.

Baca Juga: Meksipun Sudah Tutup, Tetap Ada Warga Datangi Kantor World App Tarumajaya

Saat kembali ke lokasi layanan di Ruko Grand Boulevard, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, ia mendapati kantor sudah tidak lagi beroperasi.

“Kan saya sudah scan mata hari Jumat kemarin. Harusnya hari ini cair, tapi ternyata kantornya tutup,” ujar Rian saat ditemui bekasi.pojoksatu.id, Senin, 5 Mei 2025.

Rian mengaku mengenal program World App dari media sosial dan rekannya yang mengaku telah menerima uang tunai sebelumnya.

“Awalnya tahu dari Facebook, terus ada teman yang katanya sudah cair Rp300 ribu. Makanya saya ikut, tapi sekarang malah tidak bisa,” tambahnya.

Baca Juga: Ruko World App di Tarumajaya Berhenti Beroperasi Sejak 2 Pekan Lalu

Kekecewaan warga semakin memuncak karena tidak adanya kejelasan pencairan dana dan akses terhadap aplikasi World App yang kini sudah diblokir. Sebelumnya, Kominfo menegaskan penghentian layanan World App karena dianggap belum memenuhi aturan perlindungan data pribadi di Indonesia.***