BEKASI.POJOKSATU.ID - PT Jasa Marga Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Japek Selatan, akan membuka secara fungsional dan gratis Jalan Tol Jakarta Cikampek II Selatan pada periode arus mudik Lebaran 2026.

Pembukaan ini tidak sekadar untuk mendukung kelancaran lalu lintas, tetapi juga menjadi tahapan uji coba operasional sebelum tol tersebut beroperasi penuh secara komersial.

Tol Japek II Selatan rencananya dibuka dari Gerbang Tol Sadang, Purwakarta, hingga Gerbang Tol Setu, Bekasi, dengan panjang mencapai sekitar 54,75 kilometer.

Baca Juga: Perut Lapar Usai Naik KRL? Deretan Kuliner Sekitar Stasiun Kranji Wajib Dicoba

Ruas ini lebih panjang dibandingkan pembukaan fungsional pada periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026 lalu yang hanya mencakup GT Sadang hingga GT Bojongmangu sepanjang 31,25 kilometer.

Dengan penambahan ruas hingga GT Setu, Jasa Marga untuk pertama kalinya mengoperasikan empat seksi tol secara fungsional.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menjelaskan bahwa pembukaan fungsional ini dirancang sebagai bagian dari pengujian kesiapan infrastruktur dan pelayanan.

Baca Juga: Wisata Dekat Jakarta, Bekasi Tawarkan Liburan Lengkap dan Terjangkau

“Sebenarnya nggak ada yang berubah ya. Fungsional (saat Lebaran) sekarang malah akan ditambah. Yang kita rencanakan adalah Japek II Selatan,” ujar Rivan, di Jakarta, Sabtu 10 Januari 2026.

Menurut Rivan, operasional fungsional ini menjadi momentum penting untuk melihat langsung bagaimana performa tol dalam menghadapi lonjakan volume kendaraan saat mudik.

Evaluasi terhadap aspek keselamatan, kelancaran lalu lintas, penerangan jalan, hingga kenyamanan pengguna akan menjadi bahan penilaian sebelum tol dioperasikan secara penuh.

Baca Juga: Pasar Logam Mulia Tertahan, Harga Emas Tak Bergerak Hari Ini

“Sekarang (jalan tolnya) sudah sampai Setu. Walaupun masih fungsional, akan kita lengkapi dengan lampu permanen supaya masyarakat yang melewati juga nggak merasa gelap,” katanya.

Tol Japek II Selatan juga diproyeksikan menjadi solusi strategis untuk mengurai kepadatan di ruas Tol Jakarta Cikampek eksisting, khususnya di sekitar KM 66 yang kerap menjadi titik krusial saat arus mudik.

Dengan adanya jalur alternatif ini, beban lalu lintas di jalur utama diharapkan dapat berkurang secara signifikan.

Sebagai informasi, Tol Japek II Selatan memiliki total panjang 62 kilometer yang menghubungkan JORR Jatiasih dengan Tol Purbaleunyi di Sadang.

Hingga Oktober 2025, progres konstruksi telah mencapai lebih dari 72 persen, sementara pembebasan lahan berada di atas 81 persen.

Baca Juga: Arus Mudik Tak Lagi Bertumpu KM 66, Bekasi Pegang Peran Kunci Lebaran 2026

Pembukaan fungsional saat Lebaran 2026 menjadi tolok ukur penting kesiapan proyek ini menuju operasional penuh.

Jasa Marga berharap uji coba ini tidak hanya membantu masyarakat selama mudik.

Tetapi juga menjadi langkah awal memastikan Tol Japek II Selatan siap beroperasi secara optimal dalam jangka panjang sebagai bagian dari jaringan tol nasional.***