BEKASI.POJOKSATU.id -  Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi memperkuat berbagai strategi mitigasi untuk menghadapi musim kemarau 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendorong petani menggunakan varietas padi yang lebih tahan terhadap kondisi kekurangan air.

Ketua Tim Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Dodo Hadi Triwardoyo, mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga produktivitas pertanian sekaligus mengantisipasi potensi kekeringan di sejumlah wilayah.

Beberapa varietas padi yang direkomendasikan antara lain Inpago 4, Inpago 5, Inpago 8, Inpago 9, Inpago 10, Inpago 11 Agritan, Inpari 32, Inpari 38 Tadah Hujan Agritan, serta sejumlah varietas lokal yang memiliki daya tahan terhadap kekeringan.

Baca Juga: Polsek Tarumajaya Antar Pulang Anak Tersesat ke Depok, Disambut Haru Keluarga

Selain penggunaan benih unggul, Dinas Pertanian juga mendorong penyesuaian jadwal tanam berdasarkan prakiraan iklim agar tidak bertepatan dengan puncak musim kemarau.

Langkah lainnya meliputi identifikasi sumber air potensial, pendataan sumur dan pompa air, hingga mobilisasi sarana pompanisasi ke daerah yang membutuhkan pasokan air tambahan.

"Dinas Pertanian juga mendorong normalisasi dan perbaikan saluran irigasi serta pembangunan jaringan perpipaan untuk mengalirkan air dari sumber terdekat ke lahan pertanian. Di samping itu, petani juga didorong untuk mengikuti program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko gagal panen akibat bencana alam maupun perubahan iklim," kata Dodo.

Selain itu, koordinasi lintas sektor terus dilakukan untuk memastikan distribusi air tetap berjalan optimal selama musim kemarau, termasuk melalui perbaikan saluran irigasi dan penguatan tanggul di sejumlah wilayah.

Baca Juga: Baru Tercapai 35 Persen, PAD Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan

Dengan berbagai upaya tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi optimistis sektor pertanian tetap mampu menjaga produktivitas dan mendukung ketahanan pangan daerah sepanjang musim kemarau 2026.***