BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kabupaten Bekasi memanfaatkan peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2026 sebagai momentum refleksi dan evaluasi terhadap arah pembangunan desa ke depan.
Peringatan tersebut dirangkaikan dengan apel pagi yang digelar di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Senin 19 Januari 2026, dan dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja.
Apel yang diikuti oleh jajaran aparatur sipil negara, perangkat daerah, camat, hingga perwakilan pemerintah desa itu tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga ruang perenungan bersama tentang peran strategis desa dalam pembangunan daerah dan nasional.
Baca Juga: Tak Capai Target 2025, Bapenda Bekasi Benahi Strategi Pajak 2026
Dalam amanatnya, dr. Asep menegaskan bahwa desa merupakan fondasi utama pembangunan yang harus terus diperkuat.
"Momentum ini mengajak kita semua untuk merefleksi kembali peran strategis desa sebagai fondasi utama pembangunan daerah dan nasional," ujar dr. Asep Surya Atmaja.
Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Bekasi mencatat capaian positif dalam pembangunan desa.
Baca Juga: Lebih dari 36 Ribu Anak Tak Sekolah di Bekasi Masuk Radar Program Gizi Nasional
Berdasarkan Keputusan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Nomor 343 Tahun 2025, saat ini terdapat 83 desa berstatus mandiri, 55 desa berstatus maju, dan 41 desa berstatus berkembang.
Capaian tersebut menjadi indikator bahwa pembangunan desa di Bekasi berjalan ke arah yang lebih baik.
"Yang patut menjadi kebanggaan kita bersama, Kabupaten Bekasi sudah tidak memiliki desa berstatus tertinggal maupun sangat tertinggal," tegasnya.
Baca Juga: Kota Bekasi Diterjang Banjir, BPBD Laporkan 1 Korban Meninggal Terseret Arus
Meski demikian, dr. Asep mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat semua pihak berpuas diri.
Menurutnya, peringatan Hari Desa Nasional justru harus menjadi titik evaluasi untuk memastikan pembangunan desa ke depan lebih berkelanjutan dan adaptif terhadap tantangan zaman, termasuk dinamika lingkungan dan perubahan kondisi alam.
Ia menilai keberhasilan pembangunan desa tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, kecamatan, serta partisipasi aktif masyarakat.
Oleh karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendorong kemajuan desa-desa di Kabupaten Bekasi.
"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada perangkat daerah, para kepala desa, perangkat desa, camat, dan seluruh ASN yang telah berkontribusi aktif dalam pembangunan dan kemajuan desa," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Plt Bupati Bekasi juga memberikan ucapan selamat kepada desa dan kelurahan yang meraih penghargaan Anugerah Gerapura Sri Baduga sebagai desa dan kelurahan berkinerja terbaik.
Menurutnya, penghargaan tersebut harus menjadi pemicu semangat untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa.
Menutup sambutannya, dr. Asep mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan Hari Desa Nasional sebagai penguat komitmen bersama.
"Mari kita jadikan peringatan Hari Desa ini sebagai penguat komitmen untuk terus membangun desa yang maju, mandiri, dan tangguh demi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.***




