BEKASI.POJOKSATU.ID - Camat Cibitung, Encun Sunarto, memulai hari pertama kerja pascalibur Lebaran dengan serangkaian agenda strategis, mulai dari silaturahmi internal hingga peninjauan langsung ke lokasi bencana longsor.
Ia mengawali kegiatan dengan bertemu staf kecamatan serta melakukan orientasi ke sejumlah instansi terdekat, termasuk Kantor Urusan Agama (KUA), guna memperkuat koordinasi antar lembaga.
“Yang pertama tentunya saya silaturahmi dulu dengan staf, kemudian dengan kantor-kantor orientasi terdekat seperti KUA,” ujarnya, Rabu, 25 Maret 2026.
Usai agenda internal, Encun langsung bergerak meninjau lokasi longsor di jalur alternatif Cibitung Bekasi Laut (CBL), tepatnya di Desa Kertamukti, dekat gerbang Perumahan Tirta Alam Cibitung.
Baca Juga: Hibah KPU dan Ormas Menggantung, Bantuan Partai Politik di Kabupaten Bekasi Tak Bisa Dihentikan
Dari hasil pengecekan, ditemukan longsoran tanah yang menyebabkan badan jalan retak dan ambles sekitar satu meter. Meski masih bisa dilalui, kondisi tersebut dinilai berisiko.
“Kondisinya ada longsoran tanah yang menimbulkan patahan jalan sehingga ambles sekitar satu meter. Masih bisa dilewati, tapi harus hati-hati,” jelas dia.
Ia menegaskan, jika tidak segera ditangani, kerusakan jalan berpotensi semakin parah dan mengganggu aktivitas masyarakat yang bergantung pada jalur tersebut.
Encun juga mengaku telah melaporkan kondisi ini kepada Plt Bupati Bekasi dan dinas terkait, serta mendorong penanganan skala besar, bahkan melibatkan pemerintah pusat.
Baca Juga: Kapolres Metro Bekasi Tinjau Objek Wisata Sambil Berbagi Kudapan
“Saya sudah sampaikan ke Pak Bupati, bahkan kami sarankan agar penanganan turap CBL ini dilakukan oleh pemerintah pusat, karena ini kanal yang sudah lama belum ada penanganan besar sejak dibuat,” ungkap dia.
Menurutnya, potensi longsor susulan masih cukup tinggi karena terdapat sejumlah titik rawan di sepanjang bantaran kanal, sehingga dibutuhkan penanganan komprehensif.***




