BEKASI.POJOKSATU.id - Anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Bekasi, Sarif Marhaendi, meninjau langsung kondisi kerusakan parah di Jalan Raya MT Haryono, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Minggu, 25 Oktober 2026.
Kerusakan jalan sepanjang 80 meter tersebut dinilai sudah sangat membahayakan keselamatan para pengguna jalan yang melintas.
Di lokasi peninjauan, tampak lubang-lubang menganga tersebar di badan jalan yang kerap memicu kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara sepeda motor yang berusaha menghindari lubang.
Legislator dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menegaskan bahwa perbaikan jalan strategis tersebut tidak cukup hanya dengan pengaspalan biasa, melainkan harus dibeton secara permanen agar tahan lama.
"Kerusakan sekitar 80 meter, ini sebenarnya sudah diusulkan sejak Tahun 2025 kemarin berbarengan dengan Jalan Cimuning-Burangkeng. Perbaikan jangan hanya pengaspalan tapi digali terlebih dahulu diganti dengan beton," ujar Sarif di lokasi.
Mengingat urgensi dan tingginya mobilitas masyarakat, di mana Jalan MT Haryono merupakan urat nadi penghubung Serang Baru, Setu, kawasan industri, hingga Gerbang Tol Setu, Sarif mendorong Pemkab Bekasi mengalokasikan Belanja Tidak Terduga (BTT) atau dana darurat.
Ia berencana segera berkomunikasi dengan Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja dan DSDABMBK agar penanganan fisik dapat dieksekusi tanpa menunggu rencana kerja reguler tahun depan.





