BEKASI.POJOKSATU.id - Kebocoran pipa gas milik Pertamina terjadi di Kampung Buni Baru, Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Minggu (7/6/2026). Insiden tersebut membuat warga panik karena gas menyembur dan menyebar ke area persawahan di sekitar lokasi.
Kebocoran diduga terjadi setelah pipa gas terkena alat berat yang digunakan dalam proyek pemasangan pipa. Akibat kejadian itu, satu warga harus dilarikan ke klinik karena diduga menghirup gas dalam jumlah cukup banyak.
Kepala Desa Buni Bakti, Sidi Sumardi, mengatakan warga sempat panik setelah mencium bau gas yang menyengat. Ia menyebut paparan gas tersebut berdampak terhadap salah satu warga.
"Akibat kejadian itu ada salah satu warga yang dilarikan ke klinik, kemungkinan menghirup banyak gas yang bocor tersebut," ujar Sidi Sumardi, Senin 8 Juni 2026.
Sementara itu, Ketua RT 01/01, Naswadi, menyampaikan sejumlah warga memilih menjauh dari lokasi kebocoran. Warga mengungsi ke tempat yang dianggap lebih aman karena khawatir gas menyebar lebih luas.
Baca Juga : Aksi Balap Liar di Cikarang Barat Digagalkan, Brimob Amankan Dua Pemuda
"Baunya sangat menyengat, warga memilih mengungsi ke tempat yang aman," kata Naswadi.
Naswadi meminta Pertamina segera menangani kebocoran pipa gas tersebut secara serius. Ia khawatir kejadian itu menimbulkan dampak lebih besar bagi masyarakat, khususnya warga Kampung Buni Baru.
Selain itu, warga juga berharap pihak terkait memberikan bantuan masker kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan gas.
"Kami meminta agar segera ditangani secara serius dan warga yang terdampak diberikan masker," ujarnya.
Lokasi pipa gas yang mengalami kebocoran berada di Kampung Buni Baru RT 016 RW 09, Dusun V, Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.
Warga berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan dan memastikan area terdampak aman. Mereka juga meminta adanya langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.***




