BEKASI.POJOKSATU.id - Kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMPN 1 Tambelang, Kabupaten Bekasi, tetap berlangsung seperti biasa meski dua ruangan di lingkungan sekolah hangus terbakar pada Rabu malam, 5 Agustus 2026.

Humas SMPN 1 Tambelang, Misron, memastikan insiden tersebut tidak mengganggu aktivitas siswa karena ruangan yang terbakar bukan merupakan ruang kelas, melainkan gudang penyimpanan.

"Untuk proses belajar mengajar masih tetap biasa. KBM aktif dan tidak terganggu," ujar Misron, Kamis, 6 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, dua bangunan yang terbakar digunakan sebagai tempat penyimpanan alat musik marching band (drumband) serta gudang kursi sekolah yang mengalami kerusakan.

Baca Juga: Gudang Drumband dan Kursi SMPN 1 Tambelang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

Menurut Misron, saat dirinya tiba di lokasi, kobaran api sudah membesar dan telah menghanguskan kedua ruangan tersebut.

"Saat saya sampai ke lokasi, api memang sudah besar. Yang terbakar ada dua ruangan," katanya.

Pihak sekolah menduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.

"Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian," ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, SMPN 1 Tambelang memperkirakan kerugian material mencapai sekitar Rp400 juta akibat rusaknya bangunan beserta berbagai perlengkapan yang tersimpan di dalamnya.

Baca Juga: Lurah Burangkeng Nemin bin Sain Mengundurkan Diri

Meski mengalami kerugian cukup besar, pihak sekolah memastikan seluruh proses pembelajaran tetap berjalan normal tanpa perubahan jadwal maupun aktivitas belajar siswa.***