BEKASI.POJOKSATU.id - Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Sukron menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai kelompok intelektual yang tidak hanya aktif berdiskusi, tetapi juga mampu mengawal pembangunan melalui gagasan yang konstruktif.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) VII PMII Kabupaten Bekasi yang berlangsung di Aula KH Noer Alie, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Minggu, 7 Juni 2026.
Menurut Ade Sukron, mahasiswa harus tetap menjaga identitasnya sebagai penjaga nilai-nilai keadilan sosial, integritas kebangsaan, serta pengawal kepentingan masyarakat di tengah berbagai dinamika pembangunan.
Baca Juga: Konfercab VII PMII Kabupaten Bekasi Dorong Mahasiswa Hadirkan Aksi Nyata untuk Pembangunan Daerah
"Ruang diskursus harus tetap hidup. Yang membedakan mahasiswa dengan kelompok lain adalah setiap aksi yang dilakukan memiliki landasan kajian dan argumentasi yang kuat. Aksi yang dilakukan harus memiliki bobot dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.
Ia menilai mahasiswa saat ini tidak cukup hanya berperan sebagai pengkritik kebijakan, tetapi juga harus mampu menawarkan solusi dan rekomendasi yang dapat membantu pembangunan daerah.
Ade Sukron juga mendorong kader PMII untuk memperluas komunikasi dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan DPRD, guna memastikan aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan secara efektif.
Menurutnya, sinergi antara organisasi mahasiswa dan pemangku kepentingan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan Kabupaten Bekasi.
Baca Juga: Pemkab Bekasi Harap Mukab VIII Kadin Perkuat Kolaborasi Dunia Usaha dan Pemerintah
Ia berharap Konfercab VII PMII tidak hanya menjadi forum pergantian kepengurusan, tetapi juga menghasilkan berbagai program strategis yang mampu menjawab tantangan zaman.
"Dinamika dalam organisasi merupakan hal yang wajar. Namun yang terpenting adalah menjaga marwah organisasi dan memastikan konferensi menghasilkan kepemimpinan yang kuat serta program yang bermanfaat bagi masyarakat," tandasnya.
Melalui forum tersebut, PMII Kabupaten Bekasi diharapkan dapat terus melahirkan kader-kader yang kritis, progresif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi.




