BEKASI.POJOKSATU.id - Konferensi Cabang (Konfercab) VII Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bekasi menjadi ajang strategis untuk memperkuat peran mahasiswa dalam mendukung pembangunan daerah melalui gagasan dan aksi nyata.

Kegiatan yang mengusung tema "Reaktualisasi Gerakan PMII: Dari Ruang Diskursus Menuju Aksi Nyata untuk Bekasi" tersebut digelar di Aula KH Noer Alie, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Minggu, 7 Juni 2026.

Selain menjadi forum pemilihan kepengurusan baru, Konfercab juga dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi organisasi, konsolidasi kader, serta penyusunan arah gerakan PMII dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan pembangunan.

Mewakili Plt Bupati Bekasi, Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bekasi, Asep Buchori, menilai tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Baca Juga: Tanggul Kali Sadang Jadi Solusi Banjir di Ciledug, Warga GBP Kini Bebas Genangan Lima Tahun

"Generasi muda tidak hanya dituntut kritis dalam berpikir dan berdiskusi, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah," ujarnya.

Menurut Asep, PMII memiliki posisi penting sebagai organisasi kader yang telah melahirkan banyak tokoh bangsa dan pemimpin daerah. Karena itu, PMII diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat nilai kebangsaan, demokrasi, dan pembangunan berkelanjutan.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi membuka ruang kolaborasi yang luas bagi organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan untuk terlibat aktif dalam berbagai program pembangunan.

"Saat ini Kabupaten Bekasi terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat daya saing ekonomi, memperluas kesempatan kerja, serta mendorong inovasi di berbagai sektor. Dalam proses tersebut kami membutuhkan gagasan segar, pemikiran konstruktif, dan partisipasi aktif dari generasi muda, termasuk kader PMII," katanya.

Baca Juga: Kebocoran Pipa Gas Pertamina di Bekasi, Satu Warga Dilarikan ke Klinik

Asep juga berharap forum Konfercab mampu menghasilkan pemimpin organisasi yang berkualitas, program kerja yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta rekomendasi strategis yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah.

"Semoga Konfercab VII PMII Kabupaten Bekasi dapat menghasilkan kepemimpinan yang berkualitas, program kerja yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta rekomendasi strategis yang dapat menjadi masukan bagi pembangunan daerah," tambahnya.

Konfercab VII PMII Kabupaten Bekasi diikuti kader dan pengurus dari berbagai komisariat serta rayon se-Kabupaten Bekasi sebagai agenda tertinggi organisasi di tingkat cabang.***