BEKASI.POJOKSATU.ID - Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia (PC DMI) Kecamatan Tambun Selatan menegaskan kembali posisi strategis masjid sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan umat.
Penegasan tersebut mengemuka dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV yang digelar di Aula Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat 6 Februari 2026.
Mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi dalam Mewujudkan Peran Masjid sebagai Pusat Peradaban dan Pemberdayaan Umat”.
Baca Juga: ARTOTEL Living World Grand Wisata Bekasi Resmi Beroperasi, Destinasi Baru Gaya Hidup Modern
Muscab ini menjadi refleksi komitmen bersama untuk mengembalikan fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga sebagai pusat pembinaan sosial, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.
Ketua PC DMI Tambun Selatan terpilih, KH. Ahmad Syauqi, Lc, M.Pd.I menekankan bahwa masjid memiliki peran multidimensi yang sangat penting dalam menjawab tantangan umat di era modern.
Menurutnya, masjid harus hadir sebagai ruang solusi bagi persoalan keagamaan sekaligus sosial kemasyarakatan.
Baca Juga: DPMPTSP Bekasi Tegaskan Pelayanan Publik Adalah Wajah Pemerintah, Ribuan Warga Datangi MPP
“Masjid bukan hanya tempat shalat, tetapi juga pusat pendidikan, pembinaan moral, penguatan ekonomi umat, serta ruang silaturahmi masyarakat,” ujar KH. Ahmad Syauqi dalam sambutannya.
Ia menilai, penguatan peran masjid sebagai pusat peradaban membutuhkan pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan.
Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dituntut tidak hanya memahami aspek ibadah, tetapi juga mampu mengelola kegiatan sosial, pendidikan keumatan, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis masjid.
Baca Juga: Penemuan Mayat Pria di Kontrakan Bekasi, Polisi Selidiki Hilangnya Motor dan Ponsel
Dalam konteks pembangunan umat, masjid dinilai memiliki potensi besar sebagai mitra strategis pemerintah.
Keberadaan masjid yang tersebar di lingkungan masyarakat dapat menjadi simpul pembangunan sosial, mulai dari pendidikan keagamaan, penguatan nilai kebangsaan, hingga pengembangan ekonomi mikro berbasis umat.
Ketua PD DMI Kabupaten Bekasi, KH. Imam Mulyana, turut menegaskan pentingnya peran masjid dalam membangun peradaban yang berakar pada nilai keislaman dan kebangsaan.
Ia menyebut masjid sebagai institusi sosial yang memiliki daya jangkau langsung kepada masyarakat.
“Masjid memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter umat. Jika dikelola dengan baik, masjid bisa menjadi pusat pembinaan moral, sosial, dan bahkan ekonomi masyarakat,” katanya.
Baca Juga: Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan Pondok Gede Bekasi, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Ia berharap tema yang diusung dalam Muscab tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan dalam program-program nyata yang berdampak langsung bagi jamaah dan lingkungan sekitar.
Sinergi antara DMI, pengurus masjid, pemerintah, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan masjid sebagai pusat peradaban umat.
Melalui Muscab ke-IV ini, PC DMI Tambun Selatan berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mengoptimalkan peran masjid sebagai pilar pembangunan umat yang inklusif dan berkelanjutan.***




