BEKASI.POJOKSATU.ID - Pembangunan Bendung Sungai Hulu (BSH-0) di Kabupaten Bekasi masih menghadapi sejumlah kendala, mulai dari faktor cuaca hingga penertiban bangunan liar di area proyek.

Meski demikian, pemerintah daerah memastikan proyek tetap berjalan dan ditargetkan segera rampung.

Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas SDA-BMBK Kabupaten Bekasi, Agung Mulya, mengungkapkan pihaknya meminta masyarakat, khususnya petani, untuk bersabar atas keterlambatan penyelesaian bendung tersebut.

Baca Juga: Pemkab Bekasi Optimalkan Pembangunan Bendung BSH-0 untuk Suplai Air 7.000 Hektare Sawah

“Kami mohon maaf kepada masyarakat, terutama petani yang telah menunggu lama. Kami berupaya maksimal agar pembangunan bendung segera selesai,” ujarnya.

Bendung BSH-0 dirancang mampu menahan dan mengatur debit air secara optimal. Saat seluruh pintu bendung dan intake berfungsi penuh, distribusi air dapat diarahkan ke Sungai CBL maupun Kali Srengseng Hilir sesuai kebutuhan.

Saat ini pembangunan belum mencakup seluruh fasilitas penunjang. Dinas SDA-BMBK tengah menyiapkan berbagai sarana pendukung seperti trash rack penahan sampah, pagar pengaman, penataan taman, penerangan kawasan, serta tambahan retaining wall untuk melindungi permukiman warga dari potensi pergeseran tanah.

Baca Juga: Bekasi Jaga Kerukunan Demi Investasi, Plt Bupati: Tidak Ada Ruang Intoleransi

Selain itu, Pemkab Bekasi juga merancang sistem pengendalian pintu air berbasis digital dan elektrifikasi, lengkap dengan pemasangan CCTV untuk memantau kondisi air secara real time.

Sistem ini dinilai penting mengingat bendung memiliki delapan pintu utama dan dua intake yang akan sulit dioperasikan secara manual, terutama saat debit air meningkat.***