BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kabupaten Bekasi memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah.

Fokus tersebut dilakukan dalam fase tanggap darurat untuk memastikan keselamatan serta kebutuhan pengungsi dapat terpenuhi dengan cepat dan tepat.

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyampaikan, banjir yang terjadi dipicu oleh tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir disertai angin kencang.

Baca Juga: Trotoar Bukan Lapak Dagang, PKL di Depan Pasar Permata Ditertibkan

Kondisi cuaca ekstrem tersebut menyebabkan genangan dan luapan air di sejumlah titik permukiman warga.

“Sebagai langkah cepat penanganan, Pemkab Bekasi melalui BPBD serta perangkat daerah terkait telah melakukan kaji cepat hingga evakuasi warga terdampak, dan mengirimkan bantuan logistik untuk warga,” ujar Asep.

Asep menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

Baca Juga: Mogok Pedagang Daging Picu Kerugian Rp2 Miliar per Hari di Bekasi

Selain proses evakuasi, pemerintah juga memastikan pengungsi mendapatkan akses terhadap kebutuhan dasar selama berada di lokasi pengungsian.

Bantuan yang telah dan terus disalurkan meliputi paket sembako, mi instan, air mineral, makanan siap saji, family kit, hygiene kit, alat kebersihan, selimut, matras, terpal, hingga karung untuk membantu penanganan lingkungan pascabanjir.

Menurut Asep, distribusi logistik dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi agar tepat sasaran.

Baca Juga: Ratusan Pedagang Daging Bekasi Mogok Massal, Pasar Baru Jadi Simbol Perlawanan

BPBD Kabupaten Bekasi menjadi garda terdepan dalam pendistribusian bantuan sekaligus pemantauan kondisi di lapangan.

“Pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi menjadi fokus utama kami. Pemerintah daerah memastikan bantuan logistik tersedia dan dapat dijangkau oleh warga terdampak,” tegasnya.

Dalam upaya memperkuat penanganan darurat, Pemkab Bekasi juga mengajak berbagai pihak untuk berpartisipasi membantu korban banjir.

Keterlibatan masyarakat, relawan, dan dunia usaha dinilai penting untuk mempercepat pemulihan kondisi warga terdampak.

Asep menambahkan, bantuan dari pihak luar dapat disalurkan melalui BPBD Kabupaten Bekasi agar pendistribusian lebih terkoordinasi.

Baca Juga: Kabag Kesra Pemkab Bekasi Meninggal Dunia di Tol Cipularang

Selain itu, bantuan juga dapat diberikan langsung ke pos-pos pengungsian di wilayah terdampak.

“Bantuan dapat disampaikan melalui BPBD Kabupaten Bekasi atau langsung ke lokasi pengungsian,” jelasnya.

Pemkab Bekasi terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi wilayah rawan banjir.

Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan genangan dan luapan air.

Dengan langkah tanggap darurat yang terfokus pada pemenuhan kebutuhan pengungsi, pemerintah daerah berharap dampak banjir dapat ditekan seminimal mungkin.

Asep menegaskan komitmen Pemkab Bekasi untuk hadir dan memastikan warga terdampak mendapatkan perlindungan serta bantuan yang layak selama masa bencana.***