BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kabupaten Bekasi menyambut positif kontribusi dunia usaha dalam penanganan stunting melalui program Corporate Social Responsibility yang dilakukan PT Hankook Tire Indonesia.

Sebanyak 17.500 paket makanan bergizi tambahan disalurkan kepada anak stunting dan ibu hamil sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Program tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kamis 2 April 2026, dan menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta dalam menangani persoalan stunting.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah perusahaan yang dinilai sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga: Pemkab Bekasi Siapkan Data Lengkap Hadapi Audit BPK, Seluruh OPD Diminta Kooperatif

“Pada prinsipnya kami sangat mengapresiasi langkah perusahaan yang telah berkontribusi bagi masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya dalam penanganan stunting. Ini menjadi contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah dan dunia usaha,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Pemkab Bekasi, 2 April 2026.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan sektor swasta melalui program CSR sangat dibutuhkan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan, khususnya di bidang kesehatan masyarakat.

“Harapannya ke depan, semakin banyak perusahaan yang dapat berpartisipasi, dengan tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya,” katanya.

Menurut Endin, bantuan makanan tambahan yang diberikan bukan sekadar bantuan jangka pendek, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam menekan angka stunting di Kabupaten Bekasi.

Baca Juga: Jasa Marga Sebut Arus Balik Lebaran 2026 Berakhir, Lalu Lintas Kembali Normal

“Program ini sangat membantu dan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam penanganan stunting, yang memang membutuhkan kolaborasi berbagai pihak,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah dan dunia usaha di berbagai sektor pembangunan lainnya, seperti infrastruktur, pendidikan, hingga pelayanan dasar masyarakat.

“Ke depan tentu kita dorong kolaborasi yang lebih luas, agar berbagai program prioritas daerah dapat berjalan optimal dengan dukungan berbagai pihak,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dorongan, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga tengah menyiapkan mekanisme apresiasi bagi perusahaan yang aktif berkontribusi melalui program CSR.

“Ke depan akan disiapkan mekanisme apresiasi bagi perusahaan yang berkontribusi, sebagai upaya memotivasi dan memperkuat kolaborasi yang sudah berjalan,” tutupnya.

Program ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam upaya menekan angka stunting yang masih menjadi tantangan nasional.***