BEKASI.POJOKSATU.ID - Selain menutup TPS ilegal di Desa Sriamur, Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja juga menegaskan pentingnya solusi jangka panjang dalam penanganan sampah di Kabupaten Bekasi yang kini dinilai dalam kondisi darurat.

Pemerintah daerah tengah menyiapkan berbagai langkah strategis, termasuk kerja sama dengan pihak swasta untuk mengolah sampah menjadi bahan baku industri hingga energi listrik melalui rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL).

“Kita sudah bekerja sama dengan pihak swasta untuk pengolahan sampah, termasuk pemanfaatan sebagai bahan baku industri dan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL),” jelas dia, Selasa, 14 April 2026.

Baca Juga: Belasan Tahun Beroperasi, TPS Ilegal di Tambun Utara Akhirnya Ditutup

Di sisi lain, Asep juga mendorong masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah dan membentuk bank sampah sebagai solusi berbasis lingkungan sekaligus bernilai ekonomi.

“Yang paling bagus sebenarnya masyarakat mulai dari lingkungan terdekat, seperti membuat bank sampah. Ini bisa mengurangi beban pemerintah sekaligus memberi nilai ekonomi,” tambahnya.

Pemerintah juga membuka peluang bagi warga yang ingin mengelola sampah menjadi usaha, dengan syarat memiliki izin resmi dan tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.

Baca Juga: Tanggul Kritis Belum Tertangani, BPBD Bekasi Fokus Latih Warga Hadapi Bencana

Melalui pendekatan kolaboratif antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, diharapkan persoalan sampah di Bekasi dapat ditangani secara berkelanjutan.**