BEKASI.POJOKSATU.id - Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Burangkeng resmi menetapkan rancangan peraturan desa (raperdes) menjadi perdes yang membahas tentang kebersihan lingkungan.

Penetapan raperdes berlangsung di aula pertemuan Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pangan, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Usai kegiatan, Lurah Desa Burangkeng Nemin bin Sain menjelaskan perdes itu hadir dengan semakin banyaknya warga di Desa Burangkeng, sehingga banyak sekali buang sampah di pinggir jalan, buang sampah di saluran air.

Baca Juga: Kerja Bakti di Bekasi Timur Regency 2 Berlanjut, Pemdes Burangkeng Fokus Bersihkan Saluran Air

"Kami membuat peraturan desa tentang kebersihan lingkungan. Jadi, apabila nanti warga yang buang sampah sembarangan, nakal, itu kita kenai sanksi," kata dia.

"Itu supaya lingkungannya bersih, supaya lingkungannya sehat. Tentunya harus ditata kebersihannya. Bagaimana bisa lingkungan sehat kalau kebersihan lingkungan nggak ditata?" ucap dia.

Bagi pelanggar perdes itu, kata Nemin, tentu ada sanksi menanti. Bisa berupa sanksi denda atau sanksi sosial.

"Kalau dia nggak mau bayar denda, suruh nyapu. Suruh angkat sampah, suruh bersihkan lagi sampah di situ sama dia," kata dia.

Nemin menjelaskan rata-rata klaster dan kontrakan tidak memiliki pengelolaan sampah yang baik.

Baca Juga: Pemerintah Desa Burangkeng Rekrut Petugas Kebersihan untuk Jaga Lingkungan Bersih

"Makanya kalau dia pergi kerja, sambil dia pergi kerja, kadang-kadang dia buang sampahnya di jalanan, kadang-kadang sambil ke pasar dia buang sampahnya di jalanan. Ini yang sampai setiap hari kita diperbudak harus mengangkati sampah-sampah dia," kata dia.

"Nanti dia harus mempunyai tempat sampah sementara setiap depan rumahnya, setiap di kontrakan. Nanti ada petugas kita yang ngangkat. Nanti yang ngangkut sampahnya dari BUMDes Global Bangun Prestasi, setiap minimal dia sebulan 8 kali keliling angkat sampah," demikian kata dia.

Nemin berharap perdes ini dapat membuat warga sadar terhadap kebersihan lingkungannya masing-masing.***