BEKASI.POJOKSATU.id – Sebanyak delapan rumah warga di Kampung Tembong, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, dilaporkan mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah yang terjadi baru-baru ini.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, mengungkapkan bahwa dari total rumah terdampak, lima unit mengalami kerusakan ringan dan tiga lainnya mengalami kerusakan berat.

“Tiga rumah milik warga alami kerusakan berat,” ungkap Dodi dalam keterangan tertulisnya, Minggu 25 Mei 2025.

Baca Juga: Pencarian Rudiyanto, ABK Kapal RIB yang Hilang di Kali Cikeas Masih Dilanjutkan

Menurut Dodi, fenomena tanah bergerak ini diduga kuat dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

“Pergerakan tanah sekitar terjadi akibat curah hujan yang tinggi, mengakibatkan pergeseran tanah sehingga mengakibatkan longsor,” jelasnya.

Sebagai langkah awal, BPBD Kabupaten Bekasi telah mengirimkan bantuan berupa bambu dan bronjong ke lokasi untuk penanganan darurat dan mencegah kerusakan yang lebih luas.

“Untuk penanganan sementara kami telah kirim bantuan bambu dan bronjong,” tambah Dodi.

Baca Juga: Pinggir Jalan MT Haryono Kembali Jadi Target Kerja Bakti Desa Burangkeng

Pihak BPBD kini menunggu hasil pemeriksaan dan kajian dari Badan Geologi guna memastikan tingkat kerawanan dan potensi lanjutan dari pergerakan tanah tersebut.***