BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kabupaten Bekasi mendorong peran aktif dunia usaha dalam penanggulangan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah.
Ajakan tersebut disampaikan Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja melalui Surat Edaran Nomor 300.2/SE-10/BPBD/2026 tentang Imbauan Bantuan Logistik Kebutuhan Dasar Masyarakat di Wilayah Terdampak Bencana Banjir.
Surat edaran yang diterbitkan pada 21 Januari 2026 itu menjadi upaya Pemkab Bekasi untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak banjir.
Baca Juga: Trotoar Bukan Lapak Dagang, PKL di Depan Pasar Permata Ditertibkan
Sekaligus menggalang solidaritas dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan masyarakat luas.
Plt Bupati Asep menjelaskan, banjir terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi dalam beberapa hari terakhir, disertai angin kencang.
Kondisi cuaca ekstrem tersebut menyebabkan genangan dan luapan air di sejumlah titik dengan dampak yang cukup luas.
Baca Juga: Mogok Pedagang Daging Picu Kerugian Rp2 Miliar per Hari di Bekasi
“Sebagai langkah cepat penanganan, Pemkab Bekasi melalui BPBD serta perangkat daerah terkait telah melakukan kaji cepat hingga evakuasi warga terdampak, dan mengirimkan bantuan logistik untuk warga,” ujar Asep, dikutip dari Radar Bekasi, 23 Januari 2026.
Namun demikian, Asep menegaskan bahwa penanganan bencana tidak dapat sepenuhnya mengandalkan pemerintah.
Menurutnya, keterlibatan dunia usaha memiliki peran strategis dalam memperkuat kapasitas daerah saat menghadapi situasi darurat seperti banjir.
Baca Juga: Ratusan Pedagang Daging Bekasi Mogok Massal, Pasar Baru Jadi Simbol Perlawanan
“Dengan ini kami mengharapkan peran serta anggota klaster logistik, masyarakat, serta dunia usaha di Kabupaten Bekasi untuk berpartisipasi dalam penanggulangan bencana tersebut,” tegasnya.
Pemkab Bekasi mengajak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayahnya untuk mengoptimalkan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) dalam membantu korban banjir.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat.
Adapun jenis bantuan yang saat ini dibutuhkan meliputi paket sembako, mi instan, air mineral, makanan siap saji, family kit, hygiene kit, alat kebersihan, selimut, matras, terpal, hingga karung untuk penanganan lingkungan pascabanjir.
Asep juga memastikan, mekanisme penyaluran bantuan telah disiapkan agar berjalan tertib dan tepat sasaran.
Baca Juga: Kabag Kesra Pemkab Bekasi Meninggal Dunia di Tol Cipularang
Dunia usaha dan masyarakat dapat menyalurkan bantuan melalui BPBD Kabupaten Bekasi atau langsung ke pos-pos pengungsian di wilayah terdampak.
“Bantuan dapat disampaikan melalui BPBD Kabupaten Bekasi atau langsung ke lokasi pengungsian,” jelasnya.
Pemkab Bekasi berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat mempercepat pemulihan kondisi warga terdampak banjir.
Asep menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam membangun ketangguhan daerah menghadapi bencana sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.***




