BEKASI.POJOKSATU.ID - Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi tidak hanya berfokus pada penyediaan akses pendidikan, tetapi juga didukung dengan berbagai fasilitas penunjang yang dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang layak dan inklusif.
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Barat Kementerian PUPR, Tommy, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi merupakan bagian dari paket pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Barat Tahap 2.
Kontrak pekerjaan dimulai sejak 2 Desember 2025 dan dijadwalkan selesai pada 29 Juli 2026.
Baca Juga: Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi Capai 10 Persen, Ditargetkan Rampung 2026
“Sekolah Rakyat ini akan dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 5,4 hektare yang merupakan aset Pemerintah Kabupaten Bekasi dan nantinya akan dihibahkan kepada Kementerian Sosial sebagai pengelola,” ungkap Tommy, Senin, 12 Januari 2026.
Ia menjelaskan, fasilitas Sekolah Rakyat dirancang untuk menunjang kebutuhan pendidikan berasrama bagi sekitar 1.000 siswa dari jenjang SD hingga SMA. Sarana yang disiapkan meliputi ruang kelas, asrama putra dan putri, serta hunian bagi wali asrama dan tenaga pengajar.
Selain itu, tersedia pula ruang serbaguna, ruang makan, ruang ibadah, serta berbagai fasilitas olahraga seperti lapangan mini soccer, lapangan basket, dan lapangan upacara.
Baca Juga: Tol Melintas di Atas Kelas, Relokasi Sekolah Burangkeng Mandek karena Lempar Tanggung Jawab
Setelah proses serah terima pertama pekerjaan, Sekolah Rakyat ini direncanakan langsung dapat digunakan untuk menampung siswa Sekolah Rakyat rintisan yang telah berjalan, sekaligus menerima peserta didik baru.
Dengan dukungan fasilitas yang lengkap, Sekolah Rakyat diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung pengembangan akademik maupun karakter peserta didik.***




