BEKASI.POJOKSATU.id - Warga Griya Setu Permai di Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, terancam terdampak banjir lantaran tanggul Kali Sadang jebol.

Berdasarkan informasi yang wartawan terima, tanggul jebol belum lama ini, kurang-lebih sepekan lalu. Saat itu debit air Kali Sadang sedang meningkat karena kiriman dari hilir di wilayah Bogor.

"Tanggul Kali Sadang jebol dampaknya luar biasa kepada masyarakat Griya Setu Permai," tutur anggota BPD Ciledug, Ahmad Yusuf, saat meninjau lokasi bersama pengurus RW 16.

Baca Juga: 1.500 Pengangguran Baru Tercipta di Kabupaten Bekasi Karena PT Hung-A Indonesia Berhenti Operasi

Dia menjelaskan jebolnya tanggul itu berpotensi mengakibatkan banjir. Kurang-lebih 1.000 keluarga di perumahan itu dapat terdampak banjir akibat luapan Kali Sadang.

"Langkah awal, semalam kita rapat dengan pengurus lingkungan RT dan RW di GSP. Kita akan melakukan penambalan sementara agar luapan tidak membanjiri warga," kata dia.

"Insya Allah minggu-minggu ini akan dilaksanakan. Tanggul ini dibangun 4 tahunan sejak 2020. Sejak ini dibangun kita terjaga dari efek banjir Kali Sadang," ucap dia.

Baca Juga: PUP Sektor V Kebanjiran, Drainase Buruk Dituding Jadi Penyebab

Bagian tanggul yang jebol itu persis di bagian belokan sungai. Di sisi yang berlawanan dengan tanggul yang jebol sudah diturap dengan jaring besi berisi batu. Tanggul yang jebol kurang lebih sepanjang 7-10 meter.

Warga berharap ada tindakan darurat atas tanggul jebol itu dari pemerintah agar banjir tidak terjadi.***