BEKASI.POJOKSATU.id - Kepala Desa Cikarageman, Markun Hidayat, memberikan motivasi sekaligus melepas tiga anak asal Desa Cikarageman, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, yang berhasil diterima dalam Program Sekolah Rakyat. Program pemerintah tersebut bertujuan memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Desa Cikarageman turut memfasilitasi keberangkatan ketiga peserta menuju Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Bekasi.
Markun mengatakan, ketiga anak tersebut tampak antusias memulai pendidikan di sekolah baru. Momen keberangkatan juga diwarnai suasana haru saat mereka berpamitan dengan orang tua dan anggota keluarga.
"Anak-anak terlihat senang karena akhirnya sudah bisa masuk ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi. Ada momen haru saat berpamitan dengan orang tua dan keluarganya," ujar Markun.
Baca Juga: Ratusan Warga Tonggong Londong Deklarasikan Dukungan untuk Hadi Hidayat di Pilkades Ciledug 2026
Saat ini, para siswa tengah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Mereka telah mengenakan seragam Sekolah Rakyat dan menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari tahapan awal sebelum mengikuti kegiatan belajar.
Markun berharap ketiga anak tersebut dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh. Pemerintah Desa, kata dia, akan terus memberikan pendampingan agar proses pendidikan mereka dapat berjalan lancar hingga selesai.
Ia menjelaskan, sebelum mengikuti program, pemerintah desa aktif melakukan pendekatan kepada keluarga calon peserta melalui edukasi dan penyampaian informasi mengenai Sekolah Rakyat.
"Kami melakukan penjangkauan, memberikan edukasi, serta memperlihatkan video tentang Sekolah Rakyat dari media sosial. Setelah itu Rendy dan keluarganya bersedia melanjutkan sekolah di Sekolah Rakyat. Proses input data dilakukan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, dan alhamdulillah M. Rendy diterima di SRT 1 Kabupaten Bekasi jenjang SD," jelasnya.
Baca Juga: PKTD Kertarahayu Buka Akses Jalan Baru untuk Permudah Mobilitas
Markun juga mengungkapkan bahwa Rendy sehari-hari tinggal bersama neneknya dan mendapat pendampingan dari kakak perempuannya yang tinggal di rumah berbeda. Sementara itu, ibunya bekerja di wilayah Tambun untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Melalui Program Sekolah Rakyat, Pemerintah Desa Cikarageman berharap anak-anak yang memiliki keterbatasan ekonomi tetap memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan yang layak sehingga mampu meraih masa depan yang lebih baik.***




