POJOKSATU.id - PT United Steel Center Indonesia (USCI) yang berlokasi di Kawasan MM 2100 kembali didatangi dari sejumlah masyarakat Desa Gandamekar, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Rabu, 2 Agustus 2023.
Masyarakat tersebut menyuarakan kekesalan mereka karena selama 2 tahun perusahaan berdiri, diduga tidak memberikan kontribusi positif bagi lingkungan terutama warga Desa Gandamekar, Kecamatan Cikarang Barat.
Ketua Koperasi Gandamekar Mandiri, Jasan Sanjaya, mengungkapkan bahwa persoalan ini seharusnya sudah diatur dalam undang-undang, seperti UU No 25 Tahun 2007 tentang penanam modal dan UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
Baca Juga: Mayat Tergeletak di Sawah, Diduga Maling Bebek, Polsek Pebayuran Masih Selidiki
Namun, menurut Jasan, perusahaan tersebut tidak memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) dan bahkan tidak memberikan kesempatan bagi warga setempat untuk berusaha. Mereka terkesan menutup diri dan tidak mau berkomunikasi dengan masyarakat.
Jasan menambahkan bahwa masalah ini tidak hanya terjadi di PT USCI, tetapi mayoritas perusahaan yang ada di Kawasan MM 2100 juga terlihat tidak memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setempat.
Kesenjangan sosial semakin parah, dan hanya perusahaan besar yang diberi kesempatan, sedangkan masyarakat setempat hanya menjadi penonton tanpa diberikan peluang baik kerja maupun peluang usaha.
"Kesenjangan sosial semakin parah yang diberikan kesempatan hanya perusahaan besar," kata dia, Rabu, 2 Agustus 2023.
Baca Juga: Modus Penipuan Tukar Uang Receh di Cikarang, Saat Dibuka Ternyata Berisi Tanah
Padahal, dengan hadirnya puluhan perusahaan di Kawasan MM 2100, seharusnya memberikan dampak positif bagi masyarakat, seperti kesempatan kerja dan peluang usaha. Jasan berharap pemerintah dapat hadir dan menyelesaikan permasalahan kesenjangan sosial ini.
Diperlukan upaya dari pihak-pihak terkait untuk memastikan bahwa perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut memberikan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan dan masyarakat setempat.
Komunikasi dan transparansi antara perusahaan dan masyarakat juga penting dalam menciptakan kemitraan yang saling menguntungkan untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.***




