POJOKSATU.id - Sepekan usai hari Raya Idul Fitri, ratusan warga Desa Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, mengikuti gelaran festival rampak bedug yang merupakan tradisi tahunan, Jumat, 28 April 2023.

Budaya seperti ini sudah ada sejak tahun 1970 silam. Kini Pemerintah Desa Tridayasakti bersama Karang Taruna berupaya melestarikan budaya itu.

Kepala Desa Tridayasakti Suwardi Wada menjelaskan tradisi rampak bedug sempat terhenti saat pandemi Covid-19 lalu.

"Seiring dengan perkembangan, banyak perumahan, pendatang baru, kegiatan ini sempat terhenti," kata Suwardi.

Suwardi tak ingin jika tradisi budaya hilang, meski saat ini perkembangan jaman di Desa Tridayasakti begitu pesat, sehingga Pemerintah Desa menggelar kembali kegiatan tersebut.

"Jangan sampai anak cucu kita, tahu bedug, tapi tidak tahu sejarahnya. Kami adakan setelah Idul Fitri, sekaligus momen halal bihalal,"tuturnya.

Festival ini diikuti 6 rulun warga (RW). Masing-masing RW menunjukkan kebolehan dalam ajang ini.

"Kita gelar selama 3 hari, mulai Jumat, Sabtu dan Minggu. Pemukul beduk juga mayoritas anak-anak muda. Dengan kemajuan teknologi, kita tidak boleh lupakan sejarah,"paparnya.

Peserta akan mendapatkan uang pembinaan dari Pemdes Tridayasakti, total sebesar 20 juta uang pembinaan untuk peserta. Kegiatan ini melibatkan Karang Taruna Desa Tridayasakti.

Penulis: Adika F Utomo
Editor: Andi Saddam