POJOKSATU.id - Salah seorang pegawai PT KAI (Kereta Api Indonesia) diduga kuat menjadi bagian dari jaringan kelompok bersenjata.
DE, 28 tahun, inisial karyawan tersebut. Dia diringkus di kediamannya pada Senin, 14 Agustus 2023, siang.
Executive Vice President (EVP) of Corporate Secretary KAI Agus menegaskan bahwa KAI tidak akan mentolerir tindakan yang melanggar hukum, terutama dalam konteks kasus terorisme.
Manajemen KAI memiliki niat tegas untuk bertindak jika ada karyawan yang terlibat dalam kasus terorisme.
Baca Juga: Tri Pastikan Tidak Ada Pegawai BUMD Terindikasi Terorisme
" Komitmen KAI dalam memberantas kejahatan terorisme di lingkungan perusahaan menjadi prioritas utama," kata dia dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa, 15 Agustus 2023.
Agus menambahkan bahwa perusahaan ini terus mengingatkan seluruh jajaran karyawannya mengenai pentingnya integritas dan nasionalisme dalam menjalankan tugas-tugas mereka.
Selain itu, KAI juga melakukan peningkatan pengawasan melalui fungsi-fungsi terkait untuk memastikan situasi yang aman dan terbebas dari tindakan yang dapat membahayakan masyarakat dan lingkungan.
Baca Juga: 7 Fakta Warga Bekasi yang Terkait Jaringan ISIS, Eksis di Medsos dan Jadi Admin Grup Telegram
Kasus ini mengingatkan semua pihak akan pentingnya kerja sama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam mencegah serta menangani ancaman terorisme.
KAI sebagai entitas bisnis besar di Indonesia, memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan memastikan bahwa tidak ada tempat bagi individu atau kelompok yang berencana atau terlibat dalam tindakan terorisme.
Peristiwa ini juga memberikan peringatan kepada perusahaan-perusahaan lain untuk terus memperkuat mekanisme pemeriksaan latar belakang karyawan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya mendukung upaya nasional dalam menghadapi ancaman terorisme.***




