POJOKSATU.id - Kecelakaan maut di SDN Kota Baru merenggut puluhan nyawa pelajar dan warga setempat. Peristiwa kelam tersebut menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan juga para guru dan pelajar di sekolah tersebut.
Tepat pada hari Kamis, 31 Agustus 2023, ratusan guru, siswa, dan wali murid menggelar doa bersama dan tabur bunga di lokasi kecelakaan maut.
Pada insiden itu ada 7 siswa SDN Kota Baru dari total 10 orang korban meninggal dunia akibat ditabrak truk yang mengalami rem blong dari Flyover Kranji.
Baca Juga: Mobil Damkar Kota Bekasi Alami Kecelakaan di Jalan Sultan Agung
Di lokasi terlihat para siswa, guru, dan juga orang tua siswa yang menjadi korban melakukan doa bersama dengan khidmat.
Usai melakukan doa bersama, para siswa, guru dan juga orang tua siswa juga melakukan tabur bunga tepat di lokasi kecelakaan maut tersebut.
Guru Agama SDN Kota Baru II, Abdullah, mengatakan kegiatan doa bersama yang dilakukan di halaman sekolah SDN II dan III untuk mengenang dan mendoakan para korban.
"Usai doa bersama, kita juga melakukan tabur bunga di lokasi kecelakaan maut tersebut," jelas Abdullah, Kamis, 31 Agustus 2023.
Baca Juga: Orang Tua Korban Kecelakaan di Summarecon Bekasi Harapkan Hukuman Berat untuk Tersangka
Kata dirinya, doa bersama dilakukan para siswa kelas 4,5, dan 6 serta guru-guru yang mengajar di sekolah tersebut.
Abdullah menyebutkan peristiwa kecelakaan maut yang merenggut nyawa itu tidak pernah terlupakan.
"Tapi paling tidak (dengan kejadian itu) harus bangkit, semangat, apalagi masih bulan Agustus," tegas dia.
"Harapan ketiga khususnya wali murid paling tidak ada semacem kewaspadaan kedepannya, meskipun sudah memiliki pintu gerbang baru. Alhamdulillah akibat kejadian itu sekolah jadi baru juga," demikian kata dia.
Setelah kecelakaan maut di SDN Kota Baru tersebut, gerbang sekolah pindah dari pinggir Jalan Sultan Agung ke gang sekolah.***




