BEKASI.POJOKSATU.id - Musim kemarau panjang menimbulkan permasalahan kemeringan. Sementara musim hujan menimbulkan banjir.
Kota Bekasi belum aman dari banjir. Terlebih banjir dari hulu yang melewati Kali Bekasi kerap membuat warga yang tinggal tak jauh dari bantaran kali resah.
Musim hujan juga menimbulkan banjir yang tidak ada kaitan dengan hulu dan hilir, tetapi karena drainase mampet atau kali yang dangkal.
Baca Juga: Musim Hujan akan Tiba, Pemkot Bekasi Kerahkan Tim Pematusan dan Tim Katak untuk Bebersih Kali
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, berdasarkan laporan BMKG, memprediksi musim hujan mulai turun pada November 2023.
"Mulai dari November ini, diprediksi beberapa wilayah sudah diguyur oleh hujan," tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Enung Nurcholis, Jumat, 27 Oktober 2023.
Memang sejak Selasa, 24 Oktober 2023, sebagian besar wilayah Kota Bekasi mengalami hujan dengan intensitas ringan sampai deras. Meski demikian, pekan terakhir Oktober ini hujan belum turun setiap hari.
“Air dari Bogor masih menjadi hal yang kita waspadai, karena penurapan yang sedang dilaksanakan pemerintah pusat masih ada yang bolong-bolong,” tegas dia.
Baca Juga: Akhirnya Bekasi Diguyur Hujan, Warga Ungkapkan Kegembiraan
Sementara itu, pengerukan dan pemeriksaan pompa air juga mulai dilakukan oleh Tim Pematusan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi sebelum musim hujan terjadi.
Enung meyakini banjir 2 meteran yang kerap terjadi di Pondok Gede Permai (PGP) saat debit air Kali Bekasi melonjak tidak terjadi tahun ini.
Karena, tanggul permanen di Kali Bekasi telah dibangub oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).
Dalam antisipasi banjir, BPBD sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak seperti Perumda Tirta Patriot, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Sosial (Dinsos).***




