BEKASI.POJOKSATU.id - Sebanyak 97 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dari Yayasan Zamrud Biru menggunakan hak pilih di 9 Tempat tempat pemungutan suara (TPS), Rabu, 14 Februari 2024.
Para ODGJ mencoblos di TPS yang berada di sekitar yayasan, tepatnya di Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Kepergian mereka dengan odong-odong yang telah disiapkan.
Berdasarkan informasi yang diterima bekasi.pojoksatu.id, ODGJ tersebut mencoblos di TPS 42 hingga TPS 49, Kelurahan Mustikasari.
Baca Juga: Tri Adhianto Sebut Ada Kecurangan, Yakin Ganjar Masih Berpotensi Menang di Kota Bekasi
Pendiri Yayasan Zamrud Biru, Suhartono, mengatakan tidak ada kendala selama proses pencoblosan berlangsung. Sebab, para pasien sudah diedukasi sejak jauh-jauh hari.
“Pada H-1 menjelang pencoblosan pihak yayasan mengadakan simulasi pencoblosan. Simulasi dilakukan agar pasien bisa mudah mengikuti tahapan pencoblosan,” ungkap Suhartono, Rabu, 14 Februari 2024.
Bagi dirinya, kesulitan yang dihadapi yakni mengajarkan para pasien untuk mengingat partai politik. Hal ini karena jumlah partai yang terlalu banyak.
Baca Juga: Masyarakat Bingung Pilih Caleg, Lihat-Lihat Daftar Nama di TPS
Sedangkan untuk calon presiden pasien relatif mudah mengingat. Dikarenakan jumlah mereka yang sedikit.
“Para pasien yang mencoblos adalah mereka dengan tingkat kejiwaan 50 hingga 70 persen. Dan yang paling penting mereka terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT),” demikian kata dia.***




