BEKASI.POJOKSATU.id - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bekasi mengakui masih kekurangan petugas keamanan di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk Pilkada Kota Bekasi 2024.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Kota Bekasi, Afif Fauzi, menjelaskan, bahwa jumlah petugas ketertiban TPS masih kurang.

Afif menerangkan, jumlah petugas yang masih dibutuhkan kurang lebih sebanyak 30 orang. Kini pihaknya masih mencari masyarakat yang bersedia menjadi petugas ketertiban TPS.

"Masih ada kekurangan, tapi memang jumlahnya tidak banyak dan hanya di lokasi tertentu saja. Makanya kami minta bantuan juga kepada kelurahan ataupun kecamatan," ujar Afif, saat dihubungi bekasi.pojoksatu.id, Sabtu, 12 Oktober 2024.
 
Baca Juga: Tri Adhianto Ingin Kali Cikeas Jadi Tempat Sport Tourism

Afif menyebutkan, TPS yang mengalami kekurangan petugas ketertiban rata-rata berlokasi di perumahan-perumahan elite yang ada di Kota Bekasi.

"Yang masih kekurangan petugas itu di sejumlah perumahan elite. Kami kesulitan rekrut petugas," tegas Afif.

Meskipun begitu, KPUD Kota Bekasi masih berusaha mencari petugas ketertiban untuk nantinya berjaga pada saat pilkada.

Baca Juga: Jadwal Matchday 4 UEFA Nations League B, Usaha Inggris Tebus Kesalahan di Laga Lawan Yunani
"Nanti juga pasti akan terpenuhi. Pada pemilu lalu juga kondisinya hampir mirip," kata dia.

Ia juga menjelaskan, belum terpenuhinya jumlah petugas pengamanan TPS disebabkan besaran honor. Honor petugas keamanan lebih kecil jumlahnya ketimbang saat Pemilu 2024 lalu.

"Ya kalau sekarang itu untuk pengamanan di TPS honornya 650 ribu, lebih kecil dari Pemilu 2024. Tapi kita coba edukasi, karena Pilkada ini berbeda, kerjanya jauh lebih ringan dan cepat," kata dia. ***