BEKASI.POJOKSATU.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi mengakui adanya rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Umum Daerah (Pilkada) Kota Bekasi.

Berdasarkan hasil monitoring di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), pihak KPU mencatat minimnya kehadiran pemilih muda, terutama dari kalangan generasi Z.

"Kemarin saya lihat di TPS selama 3 jam, anak-anak muda terlebih gen Z banyak yang tidak hadir ke TPS," ujar Afif, Kamis, 28 November 2024.

Afif juga menyatakan keheranannya atas fenomena ini, meskipun KPU sudah melakukan berbagai upaya sosialisasi Pilkada. Kegiatan seperti stand-up comedy, festival demokrasi, dan kolaborasi dengan perguruan tinggi di Kota Bekasi telah dilaksanakan untuk menarik perhatian kaum muda.

Baca Juga: KPU Kota Bekasi Jadwalkan Rekapitulasi Berlangsung Mulai Esok Hari

“Memang ada teknis juga, temuan warga memang TPS-nya terlalu jauh karena penggabungan," kata dia.

Pada Pileg dan Pilres satu RT bisa satu TPS, tapi pada Pilkada kali ini, satu TPS bisa untuk beberapa RW.

Hal tersebut menurutnya cukup berpengaruh terhadap tingkat partisipasi generasi Z.***