BEKASI.POJOKSATU.id - Pemerintah Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, resmi membongkar jembatan tua di RT 04 RW 04 yang selama ini dinilai menjadi penghambat aliran air dan titik penumpukan sampah.
Meski sempat memicu protes dari sejumlah warga, pembongkaran akhirnya dilakukan setelah dicapai kesepakatan melalui musyawarah bersama.
Jembatan kecil yang telah lama berdiri itu sebelumnya digunakan warga sebagai akses jalan alternatif. Namun, seiring waktu, keberadaannya justru mempersempit saluran air dan memicu banjir, terutama saat musim hujan.
Baca Juga: Warga Rawalumbu Resah, Jembatan Penghubung Diduga Dirobohkan Sepihak
“Jembatan ini sudah tidak layak dan jelas mengganggu aliran air. Setelah dilakukan pengecekan langsung dan musyawarah bersama, semua pihak menyetujui untuk dibongkar,” ujar Lurah Sepanjang Jaya, Sowi Hidayatuloh, Selasa, 6 Mei 2025.
Musyawarah tersebut diikuti Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga pihak pengusaha yang berada di sekitar area jembatan.
Sowi mengakui sempat ada permintaan dari warga agar jembatan dibangun kembali, bahkan sebagian mengajukan kompensasi karena merasa dirugikan. Namun, dalam pertemuan lanjutan, semua pihak akhirnya menerima keputusan pembongkaran secara bijak.
Baca Juga: Pemkab Bekasi Perbaiki Jembatan Jatiwangi yang Terputus Akibat Longsor
“Memang ada yang minta kompensasi, tapi kami sampaikan kondisi sebenarnya. Setelah dijelaskan, mereka pun memahami dan menerima bahwa jembatan itu memang perlu dibongkar,” jelasnya.
Pemerintah Kelurahan menegaskan tidak ada rencana pembangunan ulang jembatan di lokasi tersebut karena tidak lagi digunakan untuk aktivitas warga.
“Masalah ini sudah selesai. Warga yang sebelumnya mengeluh pun sudah menerima penjelasan. Tidak akan ada pembangunan ulang jembatan di lokasi itu,” tegas Sowi.***




