BEKASI.POJOKSATU.id - Sebagai langkah penguatan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mengadakan pelatihan Keluarga Tangguh Bencana (Katana).

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari di tiga kelurahan prioritas dengan melibatkan total 600 peserta dari wilayah rawan bencana.

Pelatihan dilaksanakan secara bertahap yaitu 20 Mei 2025 di Kelurahan Jatirasa, Jatiasih. hari kedua di Kelurahan Duren Jaya, Bekasi Timur, dan hari ketiga di Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Priadi Santoso, menyampaikan pelatihan ini bertujuan untuk membekali keluarga dengan kemampuan dasar menghadapi bencana.

Baca Juga: Tri Adhianto Tinjau Penertiban Bangunan Liar dan Normalisasi Kali Teluk Pucung

“Keluarga merupakan pihak pertama yang harus merespon saat terjadi bencana. Oleh karena itu, pengetahuan dan keterampilan dalam kesiapsiagaan sangat penting untuk dimiliki setiap anggota keluarga,” ungkap Priadi.

Puncak kegiatan ditandai dengan pembentukan Satgas Katana di tingkat RW yang disahkan melalui SK RW sebagai dasar legalitas tim relawan bencana di lingkungan masyarakat.

Satgas Katana ini diharapkan menjadi tonggak awal menuju kelurahan tangguh bencana (Kelana), yakni wilayah dengan sistem mitigasi dan respons berbasis komunitas. Untuk Kelurahan Jatirasa yang telah memiliki Kelana, kegiatan ini difokuskan untuk memperkuat Satgas yang telah terbentuk.

Baca Juga: Wakil Wali Kota Bekasi Dukung MBI Kuatkan Persaudaraan dan Kampanye Keselamatan Berkendara

BPBD juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber dari Pusdiklat BNPB serta peserta yang antusias membangun ketangguhan keluarga di lingkungan masing-masing.

Dengan adanya pelatihan Katana dan Satgas Katana, BPBD berharap akan tercipta jaringan relawan yang terlatih dan siap menjadi ujung tombak penanggulangan bencana di Kota Bekasi.***