BEKASI.POJOKSATU.id - Berbagai macam cara unik dilakukan pedagang hewan kurban, untuk menarik para pembeli hewan-hewan yang dijualnya.
Seperti yang dilakukan salah satu pedagang hewan kurban di Jatiwarna, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.
Di lokasi ini, beli hewan kurban bisa mendapatkan logam mulia gratis.
Pemilik Vito Farm, Heri Bahriudin menyatakan, logam mulia tersebut diberikan khusus kepada pembeli hewan kurban jenis sapi.
Promo beli hewan kurban berhadiah logam mulia itu memang sengaja dilakukan Heri.
Itu lantaran ia melihat tingginya animo masyarakat memburu logam mulia sebagai investasi jangka panjang.
Baca Juga: Parkir Sembarangan di Kota Bekasi, Jangan Protes Akhirnya Digembosi, Protes Dijamin tak Mempan
"Sebetulnya memang setiap tahun promo kita berubah-berubah ya, kebetulan yang lagi rame kan LM (logam mulia) tuh sampai ngantri-ngantri," ujar dia, Rabu 4 Juni 2025.
"Jadi daripada ngantri LM ke Antam mending beli sapi di sini aja bisa langsung dapat logam mulia," sambung dia.
Dirinya menuturkan, bahwa logam mulia yang diberikan kepada pembelinya tersebut bervariasi tergantung harga sapi kurban yang dibelinya.
Baca Juga: Jadi Bisnis Lendir dan Miras, Warung dan Cafe Remang-remang di Bantaran Kalimalang Dibongkar
"Tergantung berapa banyak pembeliannya, mulai dari 0,5 sampai 1 gram," kata dia.
Cara ini diakui Heri mampu menaikkan penjualan hewan kurban dengan cukup signifikan.
"Dari 300 ekor sapi, sebanyak 250 ekor dengan berat antara 250-800 sudah laku terjual," beber dia.
Salah seorang pemnbeli beruntung yang mendapat logam mulia adalah Arifin.
Di lokasi tersebut, Arifin membeli dua ekor sapi.
Baca Juga: Bupati Bekasi tak Setuju Masuk Sekolah Lebih Pagi Kebijakan Dedi Mulyadi? Katanya Belum Bangun
Karena itu, dia berhak mendapatkan logam mulia seberat 1 gram.
"Dapat hadiahnya logam mulia 1 gram, jadi yang mau beli sapi di sini dapat hadiah logam mulia 1 gram," jelas dia.
Dia menuturkan, sapi-sapi yang dijual di Vito Farm tersebut gemuk dan sehat.
Baca Juga: Kota Bekasi Belum Menerapkan Jam Masuk Sekolah Lebih Pagi, Kapan?
"Di sini kelihatannya sehat-sehat, gemuk-gemuk dan lincah-lincah juga, jadi kelihatan sehat," pungkas dia.***




