BEKASI.POJOKSATU.id – Ratusan remaja kembali melakukan aksi balap liar di Jalan Raya Ahmad Yani, Kota Bekasi, pada Minggu, 21 September 2025, dini hari.
Dalam rekaman yang diterima bekasi.pojoksatu.id, terlihat para remaja menutup akses jalan utama demi menggelar balap liar. Akibatnya, sejumlah kendaraan tidak dapat melintas.
Ironisnya, aksi tersebut berlangsung tepat di depan Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dan Polres Metro Bekasi Kota.
Menanggapi hal ini, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menyayangkan masih adanya aksi balap liar di wilayahnya, meski Pemkot telah menyediakan sirkuit resmi bagi para remaja.
Baca Juga: MUI Kota Bekasi Soroti 6.000 Kasus LGBT, Faktor Ekonomi hingga Disharmoni Keluarga Jadi Pemicu
“Karena begini, sirkuit di Vida itu ternyata kita lihat mereka terlalu pendek,” ujar Tri pada Senin, 22 September 2025.
Tri menjelaskan, Sirkuit Vida yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi, memang sudah disiapkan sebagai wadah bagi anak muda menyalurkan hobi balap motor. Namun, panjang lintasan disebut menjadi kendala karena dianggap belum sesuai harapan pebalap.
“Memang belum memenuhi syarat apa yang boleh diharapkan mereka lah ya. Mereka mungkin ingin yang lebih panjang dan sebagainya,” jelasnya.
Baca Juga: Polsek Cabangbungin Bekasi Gagalkan Tawuran Remaja, 7 Pelaku dan Sajam Diamankan
Lebih lanjut, Tri menegaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Metro Bekasi Kota untuk mencegah aksi serupa terulang.***




