BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi terus berupaya menekan angka pengangguran dengan membuka peluang kerja ke luar negeri bagi masyarakat setempat.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, mengatakan langkah ini merupakan salah satu strategi agar warga dapat memperluas kesempatan kerja, baik di luar negeri maupun di luar Kota Bekasi.

“Kita siapkan anggaran dan berikan stimulan bagi para pencari kerja yang siap bekerja di luar negeri,” ujar Tri, Kamis, 30 Oktober 2025.

Baca Juga: Polder Air di Bintara Tak Hanya Cegah Banjir, Tapi Juga Jadi Ruang Hijau dan Area Interaksi Warga

Sebagai bentuk dukungan, Pemkot Bekasi juga telah menginisiasi kursus bahasa asing, meliputi bahasa Inggris, Jepang, dan Korea, untuk membekali warga yang ingin bekerja di luar negeri.

“Bagi masyarakat yang ingin berangkat dengan cara yang benar dan sesuai ketentuan, peluang bekerja di luar negeri saat ini terbuka lebar,” tegas Tri.

Tri menambahkan, calon pekerja migran harus memiliki kemampuan teknis, kesiapan mental, dan integritas yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Bangun Polder Air di Bintara untuk Kendalikan Banjir Musim Hujan

“Tinggal bagaimana kesiapan mental, kemampuan teknis, serta integritas pencari kerja Kota Bekasi dapat memenuhi kualifikasi yang diharapkan,” ujarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran di Kota Bekasi pada tahun 2024 mencapai 105.565 orang.***