BEKASI.POJOKSATU.ID - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Bekasi menyebabkan banjir di sejumlah kawasan, Kamis, 25 Desember 2025. Tercatat, tiga kecamatan terdampak genangan air, yakni Pondok Gede, Jatiasih, dan Bekasi Timur.
Kepala Seksi Rekonstruksi dan Rehabilitasi BPBD Kota Bekasi, Idham Khalid, menjelaskan bahwa ketinggian air bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga mencapai 135 sentimeter di beberapa titik.
Menurut Idham, hujan berintensitas tinggi yang disertai angin kencang memicu terjadinya genangan dan banjir di sejumlah wilayah Kota Bekasi. Kondisi tersebut menyebabkan air meluap ke kawasan permukiman dan ruas jalan utama.
Di Kecamatan Pondok Gede, banjir terjadi di Perumahan Jatibening Permai dengan ketinggian air mencapai sekitar 130 sentimeter. Untuk mengurangi genangan, BPBD bersama dinas terkait mengoperasikan dua unit pompa milik DBMSDA.
Baca Juga: Pemkot Bekasi Resmikan Taman Pradana di Bintara, Tambah Ruang Terbuka Hijau untuk Warga
Selain itu, banjir juga merendam Perumahan Duta Indah RW 15 dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter. Namun, genangan di kawasan tersebut dilaporkan telah surut pada malam hari.
Sementara di Kecamatan Jatiasih, banjir melanda Perumahan Bumi Nasio Indah dengan ketinggian air antara 30 hingga 50 sentimeter. Kondisi terparah terjadi di Perumahan Dosen IKIP, di mana air mencapai ketinggian sekitar 135 sentimeter. Untuk menangani hal tersebut, petugas menyiagakan empat unit mesin pompa.
Adapun di Kecamatan Bekasi Timur, banjir menggenangi Jalan Raya Nonon Sonthanie dengan ketinggian air sekitar 50 hingga 70 sentimeter. BPBD menurunkan satu unit pompa tetap dan pompa mobile guna mempercepat penurunan debit air di lokasi tersebut.
BPBD Kota Bekasi terus melakukan pemantauan dan penanganan di titik-titik banjir serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.***




