BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota Bekasi masih membuka program bantuan untuk Sumatera dan Aceh sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. Penggalangan dana kemanusiaan ini dijadwalkan berlangsung hingga 6 Februari 2026, guna memberi ruang lebih luas bagi partisipasi masyarakat.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengajak seluruh warga untuk terus menumbuhkan kepedulian dan empati terhadap saudara-saudara di wilayah terdampak yang hingga kini masih berupaya bangkit dari dampak bencana.
“Bencana ini dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Karena itu, dukungan moral dan solidaritas dari kita semua sangat berarti bagi mereka,” ujar Tri.
Tri menyampaikan, hingga saat ini dana yang terhimpun melalui rekening Patriot Berbagi telah mencapai sekitar Rp3,1 miliar. Dari total tersebut, sebesar Rp600 juta telah disalurkan secara langsung saat kunjungan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi ke wilayah terdampak di Sumatera.
Menurutnya, bantuan tahap awal tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak korban bencana, seperti bahan pangan, pakaian, obat-obatan, serta perlengkapan penting lainnya.
Sementara itu, sisa dana sekitar Rp2,5 miliar akan dialokasikan untuk bantuan lanjutan, terutama guna mendukung pemulihan fasilitas umum, seperti sekolah dan puskesmas, agar aktivitas pendidikan dan layanan kesehatan dapat kembali berjalan normal.
Baca Juga: Menjelang Pergantian Tahun, Harga Cabai Dan Wortel Di Pasar Poncol Alami Kenaikan
“Kami akan memantau hasil penggalangan hingga awal Februari. Setelah itu, bantuan lanjutan akan difokuskan pada pembangunan kembali sekolah dan fasilitas kesehatan di daerah terdampak,” jelas Tri.
Pemkot Bekasi berharap, penggalangan bantuan untuk Sumatera dan Aceh ini tidak hanya menjadi dukungan materi, tetapi juga simbol nyata kepedulian dan persatuan masyarakat dalam menghadapi bencana kemanusiaan.***




