BEKASI.POJOKSATU.id – Pelantikan pejabat Bapperida Pemerintah Kota Bekasi resmi dilaksanakan di Aula Nonon Sonthanie. Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Junaedi, mewakili Wali Kota Bekasi secara langsung melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, serta Pejabat Fungsional Tertentu di lingkungan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Rabu, 31 Desember 2025.
Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 44 Tahun 2024 tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas pokok dan fungsi, serta tata kerja Bapperida Kota Bekasi. Momentum ini sekaligus menandai transformasi kelembagaan dari Bappelitbangda menjadi Bapperida.
Dalam sambutan yang dibacakan, Junaedi menegaskan bahwa pengukuhan pejabat struktural ini merupakan amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai bagian dari penataan organisasi perangkat daerah.
Baca Juga: BPBD Kota Bekasi Prediksi Hujan Malam Tahun Baru, Warga Diimbau Tetap Waspada
“Perubahan nomenklatur ini bukan sekadar penyesuaian administratif, namun mencerminkan penguatan peran strategis perencanaan pembangunan daerah yang berbasis riset dan inovasi. Bapperida diharapkan menjadi think tank pembangunan daerah,” tegasnya.
Junaedi menyampaikan bahwa jabatan yang diemban para pejabat hasil pelantikan pejabat Bapperida merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk memastikan perencanaan pembangunan Kota Bekasi berjalan optimal.
“Para pejabat yang hari ini dikukuhkan harus mampu memastikan perencanaan pembangunan Kota Bekasi berjalan secara komprehensif, terukur, serta adaptif terhadap dinamika pembangunan dan tantangan global,” lanjutnya.
Baca Juga: Hidangan Malam Tahun Baru Diburu Warga Bekasi, Seafood Jadi Pilihan Favorit
Ia juga menekankan sejumlah fokus strategis yang harus menjadi perhatian Bapperida, di antaranya penyelarasan seluruh dokumen perencanaan pembangunan daerah dengan visi dan misi Kota Bekasi, penguatan basis data, kajian, riset, dan inovasi sebagai landasan kebijakan, serta peningkatan sinergi lintas perangkat daerah.
Selain itu, kolaborasi dengan akademisi, dunia usaha, dan masyarakat dinilai penting untuk menghasilkan perencanaan pembangunan yang responsif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan warga.
“Seluruh jajaran Bapperida harus menjadi motor penggerak perencanaan pembangunan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujar Junaedi.
Menutup sambutannya, Junaedi mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik dan mengingatkan kembali peran aparatur sipil negara sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.
Baca Juga: Data Imigrasi Bekasi: PNBP 2025 Tembus 183,82 Persen dari Target
“Kepercayaan yang diberikan ini hendaknya dijawab dengan kinerja terbaik, integritas, profesionalisme, dan loyalitas terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara,” pungkasnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan perencanaan pembangunan Kota Bekasi yang lebih inovatif, berbasis data dan riset, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.***




