BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota Bekasi menargetkan tahap awal pembangunan wisata air Kalimalang dapat diselesaikan pada pertengahan tahun 2026. Proyek ini diproyeksikan menjadi destinasi wisata baru sekaligus motor penggerak ekonomi lokal di Kota Bekasi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah pekerjaan fisik telah mulai dilakukan. Beberapa di antaranya pembangunan jembatan serta penempatan kontainer di kawasan bawah Tol Becakayu sebagai bagian dari pengembangan kawasan wisata tersebut.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, menjelaskan bahwa pembangunan wisata air ini merupakan inisiasi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Destinasi tersebut diharapkan menjadi ikon baru yang mampu meningkatkan nilai kota dan menarik kunjungan masyarakat.

Baca Juga: Evaluasi 2025: Serapan Anggaran Tinggi, Pembangunan Fisik Kota Bekasi Tertinggal

“Setiap daerah harus memiliki satu destinasi yang mampu meningkatkan nilai kota,” ujar Tri Adhianto, Senin, 5 Januari 2026.

Ia menambahkan, pengembangan wisata air Kalimalang dilakukan secara bertahap dan telah melalui kajian lingkungan. Ke depan, kawasan ini akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti jalur pedestrian, sistem penerangan, serta penyempurnaan infrastruktur hingga kawasan Kota Bintang.

Selain itu, Pemkot Bekasi juga memperhatikan aspek ramah lingkungan dalam pengoperasian wisata air. Sarana transportasi air yang digunakan nantinya dipastikan tidak mencemari lingkungan.

“Kapalnya kita cari yang tidak mengotori lingkungan. Nanti semuanya menggunakan tenaga listrik atau tenaga surya,” jelasnya.

Baca Juga: Ade Puspitasari Ajak Masyarakat Aktif Awasi Penyelenggaraan Pemerintahan

Proyek ini diharapkan menjadi destinasi wisata yang mudah diakses, terjangkau, dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat Kota Bekasi.

“Pertengahan tahun 2026 seharusnya sudah bisa selesai untuk tahap awal,” tutup Tri.***