BEKASI.POJOKSATU.ID - Menjelang waktu berbuka puasa, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyempatkan diri singgah ke lapak takjil yang dikelola siswa-siswi SLB Kembar Karya Pembangunan III di Jalan Komodo Raya, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Minggu, 1 Maret 2026.

Di tengah atmosfer Ramadan, para siswa tunarungu tampak percaya diri melayani pembeli dengan bahasa isyarat dan senyum ramah.

Kegiatan berjualan tersebut merupakan bagian dari program pembelajaran kewirausahaan yang dirancang untuk melatih kemandirian, keterampilan praktis, serta keberanian berinteraksi di ruang publik.

Baca Juga: Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Tarawih Keliling di Masjid Al-Muttaqin, Serahkan Bantuan dan Apresiasi Anak Penghafal Surat Pendek

Dalam kunjungannya, Tri berdialog langsung dengan salah satu siswa bernama Ilham yang tengah melayani pembeli gorengan. Dengan bantuan guru pendamping sebagai penerjemah bahasa isyarat, Wali Kota menanyakan ragam menu yang dijajakan serta proses pembuatannya.

Ilham menjelaskan bahwa dirinya terlibat sejak tahap persiapan, mulai dari menyiapkan bahan hingga menggoreng takjil pada siang hari. Ia mengaku senang karena dagangannya diminati dan hampir habis menjelang azan Magrib.

Tri Adhianto memberikan apresiasi atas semangat dan keberanian Ilham beserta rekan-rekannya. Ia juga membeli sejumlah takjil sambil memberikan motivasi agar para siswa terus mengembangkan kemampuan yang dimiliki.

Baca Juga: Kota Bekasi Marak Peredaran Obat-obatan Terlarang, DPRD Desak Satpol PP Bertindak Tegas

“Semangat Ilham dan teman-temannya membuktikan bahwa keterbatasan bukan hambatan untuk berkarya. Dengan kepercayaan diri dan kemauan belajar, mereka mampu menunjukkan potensi yang luar biasa,” ujar Tri.

Kepala SLB Kembar Karya Pembangunan III, Vivi Sukmawati, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi pembelajaran kewirausahaan berbasis praktik langsung.

Para siswa dilibatkan secara menyeluruh, mulai dari perencanaan usaha, belanja bahan baku, proses produksi, hingga pelayanan kepada konsumen.

Menurutnya, membangun rasa percaya diri siswa menjadi tantangan tersendiri. Namun melalui pendampingan bertahap dan pembiasaan, para siswa kini mampu tampil mandiri dan menghasilkan produk yang kompetitif.

Kehadiran Wali Kota di lapak takjil tersebut menjadi bentuk dukungan konkret Pemerintah Kota Bekasi terhadap pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pendidikan berbasis keterampilan dan kreativitas. (adv)***