BEKASI.POJOKSATU.id – Di balik berbagai capaian kinerja sepanjang 2025, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bekasi mengakui masih menghadapi sejumlah kendala dalam menjalankan tugas di lapangan.

Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Nesan Sujan, mengatakan keterbatasan anggaran, sarana operasional, serta jumlah personel menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan program.

“Tahun 2025 terdapat efisiensi anggaran sehingga beberapa program belum berjalan maksimal. Selain itu, kami juga masih menghadapi keterbatasan kendaraan operasional dan jumlah personel,” ungkapnya.

Meski demikian, Satpol PP tetap aktif melakukan berbagai penertiban, mulai dari baliho dan spanduk ilegal, pengawasan pelanggaran ketertiban umum, hingga penindakan terhadap pelanggaran tata ruang dan perizinan usaha.

Baca Juga: Kota Bekasi Sudah Punya 2 Sekolah Rakyat, Kuota Capai 280 Siswa

Menurut Nesan, langkah tersebut juga turut berkontribusi dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama melalui penertiban objek pajak dan retribusi.

Ke depan, Satpol PP Kota Bekasi menargetkan penguatan kapasitas kelembagaan, termasuk penambahan kendaraan operasional hingga tingkat kecamatan serta peningkatan jumlah personel untuk memperkuat pengawasan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan ketertiban.

“Kami akan terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk penataan pedagang kaki lima dan pengawasan perizinan usaha agar ketertiban kota tetap terjaga,” tutup Nesan. (adv)