BEKASI.POJOKSATU.ID - Dedi Mulyadi mengajak pemerintah daerah di kawasan Bekasi dan wilayah sekitarnya untuk memperkuat kerja sama dalam upaya mengentaskan kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat saat menghadiri rapat paripurna peringatan hari jadi ke-29 Kota Bekasi di Gedung DPRD Kota Bekasi, Selasa 10 Maret 2026.
Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi menilai berbagai kemajuan pembangunan yang telah dilakukan pemerintah kota patut diapresiasi.
Ia menyebut kondisi kota saat ini terlihat lebih bersih, ruang terbuka hijau semakin bertambah, dan upaya penanganan banjir mulai menunjukkan hasil melalui pembangunan polder maupun embung penampung air.
Baca Juga: Pertamina Siagakan 109 SPBU di Cirebon, Antisipasi Lonjakan BBM 27,2 Persen Saat Mudik Lebaran
Meski demikian, gubernur yang akrab disapa KDM itu menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh berpuas diri dengan capaian yang ada.
Ia menekankan pentingnya memperluas fokus pembangunan, terutama pada isu kemiskinan dan pendidikan yang masih menjadi tantangan di banyak daerah.
Menurutnya, persoalan sosial seperti kemiskinan tidak dapat diselesaikan oleh satu daerah saja, melainkan memerlukan kolaborasi lintas wilayah yang memiliki keterkaitan ekonomi dan sosial.
“Kita harus bersama-sama, tidak hanya Kota Bekasi, tetapi juga wilayah sekitar dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengentaskan kemiskinan serta memperbaiki sektor pendidikan,” kata Dedi Mulyadi, di Bekasi, 10 Maret 2026.
Baca Juga: Sengketa Aset Kota dan Kabupaten Bekasi Dinilai Hambat Pelayanan Publik di Wilayah Perbatasan
Ia menilai sinergi antardaerah menjadi langkah penting untuk memastikan program pembangunan berjalan lebih efektif dan merata.
Dengan kolaborasi tersebut, berbagai kebijakan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dapat diselaraskan sehingga mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Selain itu, Dedi juga menekankan bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan.
Ia berharap pemerintah daerah terus memperkuat program pendidikan agar generasi muda memiliki kesempatan yang lebih baik untuk berkembang.
Di sisi lain, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan bahwa pemerintah kota terus berupaya meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat melalui berbagai program bantuan.
Salah satunya dengan memberikan beasiswa bagi siswa maupun mahasiswa yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.
Menurut Tri Adhianto, hingga saat ini sebanyak 21.536 siswa tingkat SD dan SMP di Kota Bekasi telah menerima bantuan beasiswa pendidikan.
Selain itu, pemerintah kota juga memberikan bantuan biaya kuliah kepada 1.470 mahasiswa.
“Tahun ini kami menargetkan sekitar 1.500 mahasiswa dapat menerima bantuan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan mereka,” ujarnya.
Ia berharap dukungan dari pemerintah provinsi dapat semakin memperkuat berbagai program pembangunan sosial di Kota Bekasi, termasuk dalam upaya mengurangi angka kemiskinan serta meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.
Dengan kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan daerah sekitar, berbagai persoalan sosial di kawasan Bekasi diharapkan dapat ditangani secara lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Sehingga pembangunan yang dilakukan tidak hanya menghadirkan kemajuan kota, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.***




