BEKASI.POJOKSATU.id – Aksi tawuran antar kelompok remaja terjadi di kawasan Kaliabang Tengah, tepatnya di Kampung Rawa Silam, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh saling ejek di media sosial.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua kelompok remaja tersebut terlibat bentrokan dengan menggunakan berbagai jenis senjata tajam.
Dalam rekaman video amatir yang beredar, terlihat para remaja saling menyerang sambil membawa senjata tajam dengan ukuran berbeda. Bahkan, salah satu kelompok sempat masuk ke area permukiman warga sambil menenteng senjata yang mereka bawa.
Baca Juga: Pemkot Bekasi Siapkan Rp17 Miliar untuk Perbaikan Jalan untuk Mudik Lebaran 2026
Seorang warga setempat, Mansyur, mengatakan jumlah remaja yang terlibat dalam tawuran tersebut diperkirakan mencapai sekitar 50 orang.
“Para remaja hampir seluruhnya membawa senjata tajam untuk melakukan aksi tawuran dan saling menyerang,” kata Mansyur, Senin, 16 Maret 2026.
Ia menjelaskan, awalnya bentrokan terjadi di jalanan sebelum salah satu kelompok berlarian masuk ke kawasan permukiman warga sambil membawa senjata tajam.
“Awalnya mereka tawuran di jalan, kemudian salah satu kelompok masuk ke permukiman warga,” ujarnya.
Baca Juga: Arus Mudik Mulai Menggeliat, 1.836 Penumpang Naik 194 Bus AKAP dari Terminal Induk Bekasi
Mansyur juga menyebut bahwa para remaja yang terlibat bukan merupakan warga sekitar. Menurutnya, mereka diduga datang dari luar wilayah tersebut.
“Kami tidak mengenali remaja yang tawuran itu, sepertinya anak-anak dari luar yang datang ke sini,” tambahnya.
Warga berharap pihak kepolisian dapat meningkatkan patroli keamanan di wilayah tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan situasi lingkungan tetap aman.***




