BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kota Bekasi mulai melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi potensi peningkatan arus balik Lebaran 1447 Hijriah. Sejumlah langkah strategis disiapkan, mulai dari rekayasa lalu lintas hingga kemungkinan penutupan ruas jalan di titik-titik tertentu.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan bahwa pihaknya telah merancang manajemen lalu lintas yang bersifat dinamis dan akan diterapkan sesuai kondisi di lapangan.

“Kami sudah siapkan beberapa ruas jalan untuk rekayasa lalin, sifatnya fleksibel melihat volume kendaraan yang melintas,” kata Tri, Senin, 23 Maret 2026.

Baca Juga: Polsek Bantargebang Gencarkan Sosialisasi Rekrutmen Polri 2026, Tekankan Transparansi dan Tanpa Biaya

Ia menjelaskan, skema tersebut disusun dalam beberapa tahapan, mulai dari Plan A hingga Plan 3, yang akan diterapkan berdasarkan tingkat kepadatan kendaraan selama arus balik berlangsung.

Selain itu, Pemkot Bekasi juga menyiapkan opsi penerapan sistem contra flow dan one way di sejumlah jalur arteri guna mengurai kemacetan.

“Ada opsi penutupan jalan, kemudian penebalan personel dari Dinas Perhubungan untuk pengaturan lalu lintas, baik dalam durasi pendek maupun panjang sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Langkah-langkah ini diambil untuk mengantisipasi kemacetan parah yang kerap terjadi saat puncak arus balik Lebaran.

Tri juga mengimbau masyarakat agar mengatur waktu perjalanan dengan baik dan tidak melakukan perjalanan secara bersamaan pada waktu puncak.

“Kami harap masyarakat bisa mengatur waktu perjalanan dengan baik, tidak menumpuk di satu waktu tertentu,” ujarnya.

Baca Juga: Polsek Medansatria Intensifkan Patroli Dini Hari, Antisipasi Gangguan Kamtibmas saat Ramadan

Selain itu, pemudik diminta mempersiapkan perjalanan secara matang, termasuk memastikan kondisi kendaraan bagi pengguna mobil pribadi serta ketersediaan tiket bagi pengguna transportasi umum.

Dengan strategi tersebut, Pemkot Bekasi berharap arus balik Lebaran dapat berjalan lebih lancar, aman, dan terkendali, serta mampu menekan potensi kemacetan di sejumlah titik rawan di wilayah kota.***