BEKASI.POJOKSATU.ID - Kebakaran besar terjadi di sebuah pabrik rumahan produksi kaos kaki yang berlokasi di Jalan Tanafit, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu, 25 Maret 2026.

Api muncul saat aktivitas pabrik sedang berhenti karena libur Lebaran. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan melalap hampir seluruh bangunan.

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan api. Namun, proses pemadaman sempat terkendala karena petugas kesulitan menjangkau titik api di dalam bangunan.

Akses menuju sumber api tertutup rapat lantaran pabrik dalam kondisi terkunci. Petugas pun harus membongkar paksa pintu agar bisa masuk dan melakukan pemadaman.

Baca Juga: Pabrik Kaos Kaki di Medasatria Bekasi Terbakar, Api Diduga Berasal dari Lantai Dua

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Kota Bekasi, Namar Naris, menyampaikan bahwa penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.

“Ini kan pabrik kaos kaki dan memang hari ini tidak beroperasi. Untuk sumber api penyebabnya kita belum bisa sampaikan karena masih dilakukan pemeriksaan,” kata Namar.

Ia menjelaskan, api cepat membesar karena banyak material mudah terbakar di dalam pabrik, ditambah kondisi angin yang cukup kencang saat kejadian.

Akibat kebakaran tersebut, bangunan pabrik yang terdiri dari dua lantai dilaporkan runtuh setelah dilalap api.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena pabrik sedang tidak beroperasi saat kejadian berlangsung.

Baca Juga: Sampah Lebaran di Bekasi Tembus 3.677 Ton dalam 5 Hari, DLH Siagakan Petugas

“Insya Allah tidak ada korban karena memang tidak beroperasi juga pabriknya,” ujarnya.

Selain itu, kebakaran tidak merembet ke rumah warga di sekitar lokasi. Hal ini karena jarak antara pabrik dan permukiman cukup aman.

“Rumah warga tidak terdampak karena ada jarak, jadi tidak langsung berdekatan,” ucap dia.

Sebanyak 42 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Hingga kini, petugas masih melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian.***